Suara.com - Sempat menjadi penguasa klasemen, penurunan drastis performa Fabio Quartararo menjelang akhir kompetisi membuat sosok pembalap ini dipertanyakan kelayakannya untuk gabung di tim pabrikan Yamaha.
Hal sebaliknya terjadi pada rekan setimnya, Franco Morbidelli di mana ia perlahan-lahan merangsek ke posisi atas dan mengunci posisi dua klasemen MotoGP 2020.
Terkait hal ini, direktur manajer Yamaha Racing, Lin Jarvis mengaku tak menyesal terburu-buru mengamankan jasa pembalap yang di 2020 bernaung di Petronas Yamaha tersebut.
"Kami senang dengan pilihan kami untuk tahun 2021 dan 2022," ucap Jarvis seperti dilansir dari, Minggu, Crash (10/1/2020).
"Kami harus kompetitif di dalam dan diluar lintasan, ada enam tim pabrikan di sini dan mereka tahu pentingnya pembalap untuk meraih gelar juara dunia, jadi kami tak mau mereka terpesona dengan pembalap kammi dan merekrutnya," imbuhnya.
Ia menilai bahwa saat Yamaha berhasil mengamankan Franco Morbidelli di tim satelit mereka, maka Yamaha tak kehilangan apapun.
"Franky sangat kuat dan ini membuatnya dalam posisi yang kuat. Namun, perlu diperhatikan bahwa dia masih membalap bersama Yamaha di tahun depan dan 2022," imbuh Jarvis.
"Ada pertaruhan di setiap pemilihan pembalap namun saya senang dengan pilihan kami," pungkasnya.
Baca Juga: Sempat Marah, Ini Sebab Andrea Dovizioso Hengkang dari Ducati
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur