Sport / balap
Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Marc Marquez bercengkerama dengan kru tim Repsol Honda (Twitter)

Suara.com - MotoGP 2020 menjadi ajang di mana tim pabrikan Honda panen kritik usai pembalap andalan mereka, Marc Marquez, mengalami cedera panjang.

Sulitnya pembalap lain untuk meraih podium membuat tim ini dianggap terlalu mengistimewakan sang juara dunia 8 kali, di mana beberapa pihak menyebut bahwa RC213V mereka cuma dikembangkan untuk menyesuaikan Marc, bukan pembalap lain.

Beruntung, sang adik, Alex Marquez, mampu menyelamatkan muka Honda dari puasa podium semusim penuh.

Terkait hal ini, direktur pengembangan motor HRD, Takehiro Koyasu, mengatakan bahwa mereka akan membuat mesin balap mereka mudah dikendarai pembalap lain.

Baca Juga: Honda Ungkap Alasan Hadirkan Sport Bike Ketimbang Sepeda Motor Matik

Rider Repsol Honda, Alex Marquez menjalani sesi training di Sirkuit Brno, Republik Ceko, 7 Agustus lalu. [JOE KLAMAR / AFP]

Sebagai catatan, Honda akan masuk ke MotoGP 2021 dengan pembalap: Marc Marquez, Pol Espargaro, Alex Marquez, dan Takaaki Nakagami.

"2020 adalah tahun yang penuh 'bencana'. Utamanya kami kesulitan karena ban baru Michelin membuat kami bermasalah sejak di sesi tes musim dingin. Lalu kami harus balapan tanpa pembalap terbaik," ucapnya seperti dilansir dari GP One, Rabu (13/1/2021).

"Marc adalah pembalap yang menakjubkan. Namun sudah mejadi kewajiban Honda untuk berkomitmen pada pembalap, baik di tim pabrikan maupun tim satelit. Kami akan bekerja keras untuk mengembangkan motor agar kami bisa kembali meraih Triple Crown. Takaaki sudah banyak tumbuh dan dia banyak memberi masukan penting pada kami," pungkasnya.

Komentar