Sport / Balap
Selasa, 02 Februari 2021 | 19:23 WIB
Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins. [JOSE JORDAN / AFP]

Suara.com - Usai menjadi juara dunia untuk pertama kali di 2013, Marc Marquez kerap memperlihatkan 'keajaiban'. Yang mana ia kerap sembuh secara cepat usai mengalami cedera.

Namun keajaiban ini agaknya berakhir di tahun lalu, di mana pembalap tim Repsol Honda tersebut mengalami cedera panjang usai terjatuh di balapan perdana MotoGP 2020.

Dilansir dari Crash, Selasa (2/2/2021), pembalap Suzuki, Alex Rins berujar bahwa kini rival sekaligus rekan senegaranya ini terpaksa harus menghadapi kenyataan.

"Ini sangat sulit karena kami tidak tahu kondisinya," kata Rins.

"Semua orang banyak bicara, tapi saya pikir sampai saat-saat terakhir tidak ada yang akan mengetahui kenyataan atau kebenaran, karena juga di masa lalu dalam kasus Marc dia selalu menutupi banyak kenyataan dari cederanya," imbuhnya.

Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins memimpin balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (17/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]

"Jadi mari kita lihat di mana dia berada. Saya harap dia kembali untuk balapan pertama, tentu saja, dan dia sedang berjuang. Banyak hal akan tergantung pada kondisi fisiknya. Saya suka melihatnya di trek, dia sangat berbakat dan Anda belajar. banyak darinya," pembalap bernomor 42 ini.

Selain itu, ia juga membeberkan kondisi timnya usai ditinggal sang manajer, Davide Brivio yang hengkang ke tim Formula 1.

"Pada akhirnya, kami selalu bisa meningkatkan, Suzuki dan pabrikan lainnya," kata Rins.

"Tapi kami berada di level yang sangat tinggi dan saya senang untuk ini karena kami bekerja sangat keras," lanjutnya.

Baca Juga: Top 5 Sport: Jeblok di Tur Asia, Rionny Minta Pelatih Tanggung Jawab

“Sejak saya tiba pada 2017, saya bekerja maksimal setiap hari dan menurut saya motornya sekarang kompeten, cukup bagus. Jadi mari kita lihat di mana kita berada," pungkasnya.

Load More