Suara.com - Dua bintang voli putri Korea Selatan, Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yeong diskors dari tim nasional setelah diduga terlibat kasus bully atau perundungan saat keduanya masih duduk di bangku sekolah menengah.
Atlet kembar Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yong yang kini berusia 24 tahun saat ini bermain untuk Pink Spiders, salah satu klub voli putri terbesar di Korea Selatan.
Pink Spiders adalah salah satu klub yang menjadi ujung tombak tim Negeri Ginseng demi mengamankan tempat di Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan berlangsung pertengahan tahun ini.
Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yong mendapat tuduhan melakukan perundungan pada pekan lalu. Lewat poster yang diunggah di internet, keduanya dijatuhi 21 tuduhan dari mulai kekerasan fisik, pencurian uang, hingga ancaman menggunakan pisau tersebar di internet.
Setidaknya empat korban lainnya juga mengalami pelecehan serupa, menurut poster tersebut.
Merespon kabar itu, klub pun langsung menangguhkan kedua atlet tersebut pada Senin.
“Kami sungguh meminta maaf dan merasa bertanggung jawab karena telah mengecewakan semua orang yang menyukai voli,” kata Pink Spiders dalam sebuah pernyataan yang dikutip Antara dari AFP, Senin (15/2/2021).
“Kekerasan di sekolah adalah suatu tindakan yang tak seharusnya terjadi dan tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun.”
Tak berselang lama, kantor berita Yonhap melaporkan kedua pemain itu telah diskors dari tim nasional hingga batas waktu yang tak ditentukan.
Baca Juga: Digelar Tahun Ini, Olimpiade Tokyo Terkendala Tenaga Medis
Selain dikenal hebat di bidang olahraga, Lee bersaudara juga kian populer layaknya selebriti dengan tampil di berbagai program televisi.
Sayangnya, tuduhan yang mereka lakukan di masa lalu itu telah memicu kemarahan yang meluas di Korea Selatan, terlebih masalah perundungan dan intimidasi di sekolah atau di tempat kerja dianggap sebagai masalah sosial yang serius.
Korea Selatan merupakan salah satu negara yang kuat di bidang olahraga dan kerap masuk 10 besar klasemen perolehan medali, baik di Olimpiade musim panas maupun Olimpiade musim dingin.
Akan tetapi, dalam masyarakat yang mulai kompetitif, kemenangan adalah segalanya dalam kompetisi olahraga, bahkan pelecehan fisik dan verbal pun marak terjadi.
Perundungan di Korea Selatan juga kerap berbuntut pada masalah lainnya, yakni kasus bunuh diri yang dilakukan seorang atlet triathlon pada tahun lalu setelah bertahun-tahun mengalami pelecehan dari pelatih dan atlet seniornya.
Berita Terkait
-
Sedang Kejar Tiket Olimpiade, Batalnya German Open Bikin Rugi Hafiz/Gloria
-
Kronologi Zaenal Dituduh Mata-Mata PPKM, Juru Parkir di Ciledug: Hapus Foto
-
Lontarkan Komentar Seksis, Presiden Olimpiade Jepang Akhirnya Mundur
-
Survei Terbaru, Warga Jepang Masih Tolak Olimpiade Tokyo
-
60 Persen Responden Nilai Presiden Olimpiade Tokyo Tak Kompeten
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games