Suara.com - Beberapa waktu lalu, mantan dokter Marc Marquez menyebut kalau pembalap Repsol Honda tidak tahu terima kasih.
Ibarat kacang lupa kulitnya, Marc Marquez terkesan melupakan jasa Claudio Costa selama awal berkarir di MotoGP dan memilih dokter lain untuk menangani cederanya.
Mendengar kabar tersebut, Marc Marquez pun justru menanggapi dengan jawaban menohok.
"Saya tidak setuju dengan pernyataan Claudio Costa. Ya, saya memang punya hubungan baik dengannya. Saya juga sangat mengapresiasi segala hal yang sudah dilakukannya untuk membantu saya," jawab Marc Marquez, dikutip dari Motosan.es.
Menurutnya, mantan dokternya tidak tahu detail soal cedera yang diderita.
"Contohnya dia menyarankan tulang saya harus dipaku. Itu tidak bisa dilakukan, karena bahu saya dioperasi dan ada otot tendon yang membuat pemasangan paku tidak bisa dilakukan," papar Marc lagi.
"Akhirnya saya memilih untuk memasang pelat titanium seperti arahan Xavier Mir," jelasnya.
Jawaban ini mungkin membuat skak-mat dokter yang mencibirnya.
Baca Juga: Enam Pemain Cedera, Shin Tae-yong: Enggak Biasa Latihan Berat, Jadi Kaget
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi