Suara.com - Ferrari mengusung misi bangkit jelang bergulirnya Formula 1 (F1) 2021 setelah pada tahun lalu dua pebalapnya, Charles Leclerc dan Sebastian Vettel tampil jeblok.
Hal itu diungkapkan Bos tim Ferrari Mattia Binotto dalam sesi presentasi tim pada Jumat (26/2/2021) malam WIB.
"Tentunya tahun lalu adalah kekecewaan yang sangat sangat besar," kata Binotto seperti dikutip Antara dari AFP, Sabtu (27/2/2021).
Tahun lalu Ferrari finis peringkat enam klasemen konstruktor, peringkat terburuk mereka sejak 1980 ketika tim asal Italia itu finis di posisi 10.
Hanya 130 poin yang mampu dibawa pulang Ferrari, yang gagal memenangi balapan satu pun musim lalu, dibanding 500 poin lebih yang mereka kumpulkan pada 2019.
"kami tahu kami tidak boleh mengulangi hasil buruk seperti itu," beber Binotto.
"Itu lah yang saya harapkan.... Saya rasa ini adalah soal mentalitas, mentalitas tim, pebalap dan kepala tim. Tidak diragukan saya sangat sadar tanggung jawab yang saya miliki, menjadi bagian dari tim itu.
"Kami hanya harus bekerja lebih baik, dan itu adalah tanggung jawab utama saya."
Ferrari akan bertumpu kepada mobil baru mereka SF21, yang akan dipersenjatai power unit baru dan akan diluncurkan pada 10 Maret.
Baca Juga: Valentino Rossi Beri Resep Ke Tim Ferrari Agar Bisa Kalahkan Tim Mercedes
Peluncuran mobil itu berlangsung hanya dua hari jelang tes pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain dan kurang dari sebulan dari seri pembuka yang digelar di negara Teluk itu pada 28 Maret.
Meski melihat potensi kecepatan mobil baru Ferrari, Binotto tak ingin menaikkan ekspektasinya.
"Saya tidak mengatakan kami akan menang, saya rasa kami harus realistis.
"Ada mobil yang sangat-sangat kuat tahun lalu, dan dengan pengembangan mobil sebagian dibekukan, mereka tentunya akan sangat kuat lagi pada 2021," kata Binotto.
Di F1 2021, Ferrari akan turun dengan kompisisi pebalap yang sedikit berbeda. Mereka mengakhiri kerja sama dengan juara dunia empat kali Sebastian Vettel, dan membouong pebalap Spanyol Carlos Sainz (26) dari McLaren.
Sainz akan menjadi tandem Charles Leclerc (23) asal Monaco tahun ini, yang menjadikan duet itu sebagai pasangan pebalap termuda Ferrari sejak 1986.
Tag
Berita Terkait
-
Luncurkan Tim, Binotto Lihat Potensi Kecepatan Mobil F1 Ferrari 2021
-
Tak Terima Ferrari Miliknya Dihancurkan, Narapidana Ini Gugat Polisi
-
Bos Red Bull Yakin Verstappen Bakal Jadi Incaran Utama Mercedes
-
Tinggalkan Rumah Sakit, Fernando Alonso Lanjutkan Pemulihan di Rumah
-
Red Bull dan AlphaTauri Sepakat Gunakan Mesin Honda
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Skandal! Hendra Basir Pelatih Timnas Panjat Tebing Dicopot Kasus Dugaan Pelecehan 8 Atlet
-
Dua Ganda Putri Indonesia Awali Tur Eropa di German Open 2026
-
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Digelar 26 Februari1 Maret, Penentuan Juara Putaran Kedua
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena