Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah tidak sabar untuk kembali bertanding setelah kurang lebih satu tahun absen mengikuti turnamen.
The Minions, julukan Kevin/Marcus, akan menandai comeback-nya di turnamen bulutangkis tertua di dunia yakni All England 2021 yang akan berlangsung pada 17-22 Maret mendatang.
All England sendiri merupakan ajang terakhir yang diikuti Kevin/Marcus pada 2020 lalu, sebelum BWF menghentikan kompetisi akibat pandemi Covid-19.
Saat itu, mereka harus puas hanya menjadi runner-up usai dikalahkan pasangan Jepang Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo di partai puncak dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.
Marcus Fernaldi Gideon mengaku kangen dengan suasana pertandingan. Dia menyebut dirinya dan Kevin dalam kondisi baik dan siap berlaga di All England 2021.
"Ya kangen saja mau main, karena sudah lama kan tidak merasakan pertandingan. Secara persiapan sudah cukup bagus. Saya dan Kevin sudah oke. Kevin juga sudah pulih 100 persen. Intinya kami siap tanding," kata Marcus dikutip Antara dari rilis PBSI, Sabtu (13/3/2021).
Satu tahun tidak bertanding, ditambah jarangnya turnamen akibat pandemi COVID-19 membuat Marcus/Kevin harus kembali meraba persaingan di ganda putra. Mereka memprediksi akan ada banyak perubahan dari lawan-lawannya.
"Lawan-lawan kami pasti ada dan banyak perubahan, tapi apapun itu kami harus siap terus," Kevin menuturkan.
Di babak pertama, pasangan peraih dua gelar All England ini akan menghadapi Jones Rafly Jansen/Peter Kaesbauer asal Jerman. Ini merupakan pertemuan pertama antar keduanya.
Baca Juga: Usai Jalani Vaksin Kedua, Praveen / Melati Siap Gondol Gelar All England
Marcus memprediksi akan terjadi persaingan ramai dengan lawannya itu, dan tetap akan melakukan yang terbaik, "namun tidak boleh terlalu berambisi," tutur Marcus.
All England 2021 digelar di Utilita Arena Birmingham pada 17-21 Maret dengan menggunakan sistem gelembung dan tanpa penonton.
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Tarik Gregoria, Tak Ada Wakil Tunggal Putri di All England 2021
-
Top 5 Sport: Kecelakaan di Tes Qatar, Marquez Retak Tulang Metacarpal
-
Analis Asing: Walau Tak Tahu, Jokowi Diuntungkan dari Politik Moeldoko
-
Peneliti Asing soal KLB: Baru Ini Ada Presiden Tak Tahu Pergerakan Bawahan
-
Demi Bantu Anak-anak dan Tunawisma, Marcus Rashford Rela Jual Mobil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko