Suara.com - Ace Miami Heat, Jimmy Butler tampil gemilang dengan mencetak 29 poin, tujuh rebound, sembilan assist, plus lima steal untuk membawa timnya unggul tipis 102-97 atas tim tuan rumah Orlando Magic dala laga lanjutan NBA 2020/2021, Senin WIB.
Magic tertinggal 97-100 dengan sisa waktu 22 detik. Setelah timeout, Magic melewatkan dua kesempatan, namun Butler melakukan steal dan layup untuk mengakhiri pertandingan, dan Heat terus melaju sebagai salah satu tim unggulan di NBA dengan catatan kemenangan 10-1 sejak 18 Februari.
Magic, yang kalah delapan pertandingan berturut-turut, dipimpin oleh Nikola Vucevic dengan perolehan 38 poin, 10 rebound dan enam assist. Dia membuat 15-dari-27 tembakan di lapangan, termasuk 6-dari-13 lemparan tiga angka.
Pemain Magic lainnya, yakni Terrence Ross yang sempat absen dua laga sebelumnya karena cedera lutut, mencetak 31 poin. Dia membuat 10-dari-19 tembakan di lapangan, termasuk 8-dari-13 lemparan tiga angka.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi kali pertama bagi dua pemain Magic mencetak 30 poin. Namun, Magic juga menderita kekalahan beruntun terlama sejak musim 2017-2018.
Sementara itu, Heat mendapat 22 poin dari Tyler Herro serta 18 poin dari Kelly Olynk, dan meraih kemenangan keempat secara beruntun meski bermain tanpa pemain NBA All-Star Bam Adebayo yang mengalami cedera lutut.
Awalnya, Heat memimpin dengan 12 poin. Namun Magic menutup kuarter pertama dengan skor 9-0, meninggalkan Heat dengan keunggulan 22-19.
Kedua tim itu sama-sama membuat kurang dari 38 persen tembakan di lapangan pada kuarter tersebut, tetapi setidaknya Olynyk unggul dengan perolehan 10 poin melalui tembakan 4–for-4 dan dua kali lemparan tiga angka.
Pada kuarter kedua, Magic menambah skor tetapi tidak pernah mengungguli Miami dengan kedudukan 45-48 hingga turun minum.
Baca Juga: Hasil NBA: Sixers Gilas Spurs meski Tanpa Joel Embiid
Vucevic memimpin dengan perolehan 17 poin di babak pertama. Kedua tim sama-sama menembak kurang dari 41 persen di lapangan dalam 24 menit pertama, namun Miami masih unggul 24-12.
Magic kemudian memimpin pertandingan melalui layup Michael Carter-Williams dengan sisa 10.28 menit di kuarter ketiga. Vucevic menyumbang 17 poin pada kuarter ketiga, dan Magic memimpin 77-73 menuju kuarter keempat.
Pada pertandingan tersebut, Miami membuat 44 persen tembakan di lapangan, lebih unggul dari Magic yang hanya membuat 24 persen tembakan.
[Antara]
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati