Suara.com - Pol Espargaro bisa jadi merupakan salah satu pembalap MotoGP beruntung. Hal ini disebabkan karena ia kini bisa menjajal motor balap Honda, setelah sebelumnya mengendarai M1 Yamaha dan KTM RC16, dua motor yang sangat 'kontras'.
Minggu ini , pembalap Spanyol ini bakal melakukan debut kompetitifnya di Repsol Honda, tim di mana motor mereka kerap dicap sulit untuk dikendarai, dan membutuhkan gaya pengendara yang agresif untuk mendapatkan yang terbaik darinya.
Dilansir dari Crash (28/3/2021), anggapan ini rupanya ditepis oleh oleh Pol. Saudara dari Aleix Espargaro membeberkan bahwa RC213V ini tak sesulit apa yang disebutkan orang-orang.
"Di masa lalu ketika saya mendengar seseorang mengatakan motor ini sangat sulit, saya selalu berpikiran sama,” kata Espargaro.
"Bagi saya, Honda jelas bukan motor termudah di grid, tapi saya tidak setuju bahwa ini adalah motor paling sulit di grid," imbuhnya.
Pol juga mengatakan bahwa motor balap barunya ini memerlukan adaptasi khusus dari pembalapnya.
"Anda hanya perlu menyesuaikan dengan gaya mengendarai motor ini dan saya merasa dalam tes Qatar saya sedikit menambah kecocokkannya," tutur rekan setim Marc Marquez.
"Saya tidak tahu berapa banyak penyesuaiannya karena kami hanya berkendara selama empat hari di tempat yang sama, jadi sulit untuk mengevaluasi seberapa banyak saya terhubung dengan motor," lanjutnya.
"Tetapi saya akan mengambil topik ini bahwa motor itu sulit dan saya ingin menjadi positif dan proaktif serta mewujudkan sesuatu," imbuhnya.
Baca Juga: Pol Espargaro: Kata Siapa Motor Honda Sulit Ditunggangi?
Honda tidak memiliki rekor bagus di Qatar. Kemenangan terakhir mereka dicetak di tahun 2014. Namun jika bukan karena dua penampilan luar biasa dari Andrea Dovizioso pada 2018 dan 2019, Marquez bisa saja meraih dua kemenangan lagi untuk tim.
"Jadi memulai di sini di Qatar bukanlah yang terbaik untuk Honda dan yang pasti bukan salah satu trek terbaik saya, tetapi bahkan seperti itu tesnya cukup positif. Jadi seperti yang saya katakan, kami akan melakukannya dan melihat apa bisa kita lakukan di balapan pertama ini."
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026