Suara.com - Pelita Jaya Bakrie kembali memetik kemenangan dan memberi kekalahan kedua kepada Louvre Dewa United, dalam lanjutan seri ketiga Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di gelembung Robinson Resort, Bogor, Minggu (28/3/2021).
Pelita Jaya mencatatkan hasil sempurna dengan menang 100-45 atas Louvre Surabaya yang dalam laga kali ini harus kehilangan pemain naturalisasi Jamarr Andre Johnson karena sedang mengalami masalah kebugaran.
Sang kapten Andakara Prastawa menjadi penyokong utama kemenangan Pelita Jaya lewat raihan 18 poin, empat rebound, dan delapan assist. Agassi Goantara berkontribusi dengan torehan 16 poin.
Stefan Carsera mencetak 15 poin untuk Louvre, diikuti Dio Tirta Saputra yang membukukan 16 poin.
Kedua tim saling berbalas menyerang setidaknya selama lima menit kuarter pertama berlangsung.
Namun setelah skor imbang 6-6, Pelita Jaya langsung mencetak enam angka beruntun untuk membawa mereka memimpin 14-6. Selepas itu, tim asal ibu kota itu terus menjaga keunggulan hingga kuarter pertama ditutup 22-15.
Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya mulai mengobrak-abrik paint area lawan. Agassi Goantara, Govinda Saputra, Reggie Mononimbar, Valentino Wuwungan, dan Vincent Kosasih saling bergantian mencetak tembakan dua angka ke keranjang Louvre. Pelita Jaya masih memimpin 50-27 pada babak pertama.
Penampilan Louvre semakin memburuk di kuarter ketiga di mana mereka tak mampu menembus paint area lawan. Di tengah berondongan tembakan dua angka dan tripoin akurat para pemain Pelita Jaya, Louvre baru membalas saat sisa waktu lima menit 36 detik lewat layup Wijaya. Namun Andakara Prastawa dkk. sudah unggul jauh 67-29.
Selepas itu, Pelita Jaya kembali mengejutkan Louvre. Katon Adjie Baskoro dan Govinda masing-masing mencetak delapan poin untuk memperlebar marjin hingga 49 poin (80-31) pada sisa waktu satu menit 57 detik kuarter ketiga.
Baca Juga: Persebaya Tundukkan Madura United 2-1 di Derby Jatim Piala Menpora
Memasuki kuarter keempat, Louvre masih tak berdaya tanpa kehadiran Jamarr. Sementara Pelita Jaya terus membukukan tembakan dua angka serta tripoin mengunci kemenangan sempurna 100-45. Ini merupakan penampilan terburuk Louvre, karena sepanjang berlaga di IBL 2021 mereka tidak pernah tertinggal dengan jarak sejauh itu.
Pelita Jaya (7-1) saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Divisi Merah IBL 2021 dengan koleksi 15 poin, di bawah Louvre Surabaya (7-3) yang mengumpulkan 17 poin.
Pada Senin (29/3) Louvre Surabaya akan jumpa Bima Perkasa Jogja, sedangkan Pelita Jaya akan menghadapi Bali United satu hari berikutnya.
Pada pertandingan yang berlangsung lebih awal, Prawira Bandung berhasil mengatasi perlawanan Amartha Hangtuah Jakarta untuk meraih kemenangan perdana di seri ketiga IBL 2021. Prawira menang dengan skor 82-77.
Selanjutnya, Satria Muda Pertamina Jakarta juga kembali memetik kemenangan dengan membekuk NSH Mountain Gold Timika 80-57.
Atas hasil ini, Satria Muda saat ini memimpin klasemen sementara Divisi Putih IBL 2021 dengan koleksi 18 poin, bersaing dengan Indonesia Patriots yang sama-sama telah mencatatkan delapan kemenangan dan dua kekalahan. Sedangkan NSH semakin terbenam di dasar klasemen dengan raihan 11 poin.
Berita Terkait
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Rahasia Bogor Hornbills Tekuk Satria Muda 93-82: Serangan Agresif dan Mentalitas 120 Persen
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026