Suara.com - Valentino Rossi mengungkap bahwa dirinya merasa kesulitan jelang bergulirnya MotoGP Doha malam nanti.
Dilansir dari Crash, pembalap Petronas Yamaha ini mengatakan bahwa kendala pada ban belakang memaksanya harus berjuang keras dengan posisi start di urutan 21.
"Ini menjadi hari yang sulit sebab saya tak pernah merasa kuat," ungkap pria Italia tersebut.
"Kami mencoba meningkatkan kemampuan ban belakang namun saya malah kesulitan, saya kekurangan traksi saat berakselerasi, kecepatan saya buruk," imbuhnya.
Raihan posisi start ini merupakan yang terburuk sepanjang kariernya. Sebelumnya capaian tersebut ia dapat di Assen tahun 2006, di mana ia memulai balapan dari urutan 18 karena cedera.
Namun Rossi menganggap bahwa hal tersebut tak terlalu buruk jika dibandingkan dengan saat ia berada di Ducati.
"Ini bukan hasil kualifikasi terburuk saya. Saya pernah melakukan yang lebih buruk saat di Ducati," tutur rekan setim Franco Morbidelli ini.
"Saat saya menggunakan ban lembut, untuk alasan tertentu bannya terlalu banyak dapat tekanan, dan setelah saya tak tampil menekan, saya mengalami banyak getaran. Mungkin ban menjadi terlalu panas," tuturnya.
"Nanti saya akan mencoba berada di barisan terdepan, tak ada perbedaan signifikan sehingga saya harus mencoba dan mellihat apa yang akan terjadi," pungkasnya.
Baca Juga: Baru Balapan Sekali Pol Espargaro Mengaku Frustasi, Tuah Motor Honda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026