Sport / Balap
Minggu, 04 April 2021 | 13:07 WIB
Valentino Rossi saat jalani tes pramusim MotoGP Qatar (Twitter)

Suara.com - Valentino Rossi mengungkap bahwa dirinya merasa kesulitan jelang bergulirnya MotoGP Doha malam nanti.

Dilansir dari Crash, pembalap Petronas Yamaha ini mengatakan bahwa kendala pada ban belakang memaksanya harus berjuang keras dengan posisi start di urutan 21.

"Ini menjadi hari yang sulit sebab saya tak pernah merasa kuat," ungkap pria Italia tersebut.

"Kami mencoba meningkatkan kemampuan ban belakang namun saya malah kesulitan, saya kekurangan traksi saat berakselerasi, kecepatan saya buruk," imbuhnya.

Raihan posisi start ini merupakan yang terburuk sepanjang kariernya. Sebelumnya capaian tersebut ia dapat di Assen tahun 2006, di mana ia memulai balapan dari urutan 18 karena cedera.

Rider Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi melaju saat balapan MotoGP Qatar di Losail International Circuit. KARIM JAAFAR / AFP

Namun Rossi menganggap bahwa hal tersebut tak terlalu buruk jika dibandingkan dengan saat ia berada di Ducati.

"Ini bukan hasil kualifikasi terburuk saya. Saya pernah melakukan yang lebih buruk saat di Ducati," tutur rekan setim Franco Morbidelli ini.

"Saat saya menggunakan ban lembut, untuk alasan tertentu bannya terlalu banyak dapat tekanan, dan setelah saya tak tampil menekan, saya mengalami banyak getaran. Mungkin ban menjadi terlalu panas," tuturnya.

"Nanti saya akan mencoba berada di barisan terdepan, tak ada perbedaan signifikan sehingga saya harus mencoba dan mellihat apa yang akan terjadi," pungkasnya.

Baca Juga: Baru Balapan Sekali Pol Espargaro Mengaku Frustasi, Tuah Motor Honda?

Load More