Suara.com - Setelah dua penampilan mengesankan selama balapan di Sirkuit Qatar, performa Maverick Vinales tiba-tiba berubah drastis saat adu gesit di Sirkuit Portugal.
Pembalap MotoGP dari tim Monster Yamaha ini bak angin -anginan saat melakoni balapan Portimao dan akhirnya finis di urutan 11.
Torehan ini tentu tak bisa lepas dari hukuman melanggar batas lintasan yang ia terima.
Dilansir dari Crash, Vinales mengaku tak tahu apa yang membuat dirinya kesulitan untuk memperbaiki posisi selama balapan.
"Sulit dimengerti apakah pemilihan ban hard adalah kesalahan," tuturnya.
"Saat balapan dimulai, kami tahu kami punya masalah namun kami tak mampu meningkat hingga kami dapat komponen baru," imbuh rekan setim Fabio Quartararo ini.
"Hal ini berbeda jauh dengan ketika kami berada di barisan depan, kami seolah sedang melakoni balapan yang berbeda. Saya punya sedikit traksi, dan saya tak bisa melakukan sesuatu yanng istimewa," imbuhnya.
Musim dingin lalu, Yamaha menghabiskan waktunya untuk memperbaiki inkonsistensi performa dari motor racikan pabrikan Jepang tersebut.
Pembenahan ini penting untuk dilakukan mengingat yamaha menjadi tim dengan paling banyak kemenangan namun mereka gagal mengamankan tiga gelar.
Baca Juga: Top 5 Sport: Akun Twitter Maverick Vinales Mendadak Lenyap, Ada Apa?
"Kami harus membenahi pola pikir kami, kami tahu kami bisa cepat, kami hanya harus bekerja dengan tenang," tutur mantan pembalap Suzuki ini.
"Jadi mari kita jaga pikiran agar positif karena lintasan Jerez bakal menjadi tempat yang cocok untuk kami, khususnya saya," pungkas Vinales.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games