Suara.com - Kembalinya Novak Djokovic dalam ajang ATP 250 Serbia Open membuat petenis peringkat pertama dunia itu merasa emosional, karena mengingatkannya pada masa awal menjajaki karier tenis profesional yang telah mengantarkannya pada 18 gelar Grand Slam sekarang.
Terakhir kali Djokovic berkompetisi di Beograd ialah 10 tahun silam, saat ia hanya memenangkan dua gelar Grand Slam dan menduduki peringkat satu dunia versi ATP.
"Saya menjadi sangat emosional ketika bermain di kandang. Dulu saya bermain dari 2009 hingga 2012 dan memenangkan dua di antaranya. Bermain di hadapan keluarga, teman, merupakan hal yang jarang terjadi. Rasanya sangat istimewa bermain di kampung halaman," kata Djokovic seperti dikutip dari ATP Tour, Rabu.
Karena pandemi COVID-19, tidak banyak penggemar yang mengikuti setiap gerakan Djokovic di Novak Tennis Center. Namun ia mengaku akan tetap bersemangat saat tampil di kandang sendiri.
"Saya hanya mencoba untuk menikmati setiap detik berada di negara saya bersama keluarga, ada orang tua yang saat ini jarang saya temui karena larangan bepergian dan sebagainya. Ada banyak kenangan dari masa lalu, tentang bagaimana saya memulai semuanya," tutur Djokovic.
Lima dari delapan unggulan sektor tunggal berasal dari Serbia, dan delapan petenis tersebut akan memulai undian utama turnamen itu.
"Saya sangat senang melihat undian ini dipenuhi petenis Serbia, semua pemain tenis putra terbaik Serbia ada di sini. Pasti akan ada beberapa pertandingan di antara kami, semoga saya bisa bermain di perempat final melawan salah satu dari mereka," ungkap Djokovic.
Djokovic, yang akan melawan Roberto Carballes Baena atau Soonwoo Kwon, selanjutnya bisa saja menghadapi unggulan kedelapan Miomir Kecmanovic pada partai perempat final. Unggulan kesembilan Laslo Djere juga berada dalam undian tersebut.
[Antara]
Baca Juga: Prediksi Tottenham vs Southampton: Menanti Tuah sang Caretaker
Berita Terkait
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini