Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bakal menandai debut pasca cedera paha kanan di ajang Malaysia Open 2021. Namun, jelang turnamen BWF World Tour Super 750 itu, dia dihantui rekor buruk.
Gregoria, yang kini masih tercecer di peringkat 22 dunia, memiliki kebiasaan buruk sejak promosi ke level senior. Dia kerap berbalik kalah meski sempat unggul lebih dulu.
Di awal 2021, kebiasaan itu masih juga lekat dengan peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2017 tersebut yakni saat turun di Yonex Thailand Open dan Toyota Thailand Open.
Di Yonex Thailand Open, Gregoria terhenti di babak 32 besar oleh wakil Korea Selatan, Sung Ji Hyun. Dia sempat menang di game pertama 21-15, sebelum keok di dua game sisa yakni 15-21, 14-21.
Hal serupa juga terjadi saat dia menghadapi tunggal putri ranking satu dunia, Tai Tzu Ying (China Taipei) di babak 16 besar Toyota Thailand Open.
Gregoria sempat memegang permainan di game pertama hingga unggul 14-13, tetapi kehilangan fokus dan berbalik kalah dengan skor ketat 20-22.
Begitu pun di game kedua, Gregoria sempat unggul jauh 13-10, tetapi lagi-lagi tak kuasa menjaga keunggulan hingga berbalik kalah 16-21.
Kondisi itu membuat Gregoria tak hanya menggembleng aspek fisik jelang Malaysia Open 2021. Staf pelatih juga memberikanya porsi latihan menjaga fokus dalam pertandingan.
"Fokus saya masih suka tiba-tiba hilang, terutama di poin-poin kritis. Dan peningkatan itu harus dimulai dari latihan, bagaimana lebih tenang dan tidak panik," kata Gregoria dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (23/4/2021).
Baca Juga: Top 5 Sport: Akun Twitter Maverick Vinales Mendadak Lenyap, Ada Apa?
Gregoria berharap latihan itu bisa menggerus kekhawatiran dan rasa taktunya akan kebiasaan buruk yang selama ini kerap menaunginya di berbagai laga, khususnya saat menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh darinya.
"Trauma sih tidak, tapi suka kepikiran. Di tahun 2019, sering sekali terjadi saya sudah unggul poin lalu dikejar dan akhirnya kalah. Bahkan kejadiannya bisa beruntun dua minggu dari lawan yang sama," ucap juara dunia junior tahun 2017 tersebut.
"Di tahun 2021 ini saya sudah coba reset pikiran itu, karena tahun 2020 kan hampir tidak ada turnamen karena pandemi tapi kemarin di Thailand ternyata kejadian lagi."
"Nah itu yang saya tidak mau terulang lagi di Malaysia nanti. Semoga apa yang saya dapat di latihan bisa berguna dan diterapkan dengan tepat," tutup Gregoria.
Malaysia Open 2021 akan berlangsung di Kuala Lumpur, pada 25-30 Mei mendatang.
Berita Terkait
-
Pulih Cedera, Gregoria Mariska Siap Tampil di Malaysia Open 2021
-
Daftar Pebulutangkis Indonesia yang Akan Tampil di Malaysia Open 2021
-
India Open 2021 Ditunda, Hafiz/Gloria Fokus Persiapan Dua Tur Asia
-
Hasil Tes Fisik Hendra Setiawan Cs Belum Bikin Herry IP Puas
-
Ganda Putra Selesai Tes Fisik, Herry IP: Semua Masuk Standar Minimum
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field
-
Jelang Debut di Piala Uber 2026, Febi Setianingrum: Tegang, Tapi Saya Yakin