Suara.com - Petenis kawakan Roger Federer mengaku tak tampil cukup baik untuk berkesempatan memenangi gelar di Roland Garros alias French Open 2021 setelah perjalanannya pada turnamen pemanasan di lapangan tanah liat Geneva Open, Swiss tidak berjalan mulus.
Petenis berusia 39 tahun asal Swiss itu sempat unggul 4-2 pada set terakhir melawan petenis peringkat 75 dunia asal Spanyol, Pablo Adujar.
Sayang, pada pertandingan perdananya sejak comeback di Doha pada Maret lalu, Federer justru harus kalah dengan skor akhir 4-6, 6-4, 4-6.
“Saya pikir ketika Anda bermain tidak cukup baik dan tahu di mana level Anda, dan saya sudah melihatnya hari ini, bagaimana bisa saya bisa memenangi French Open?” ucap peraih 20 gelar Grand Slam itu pesimis, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/5/2021).
“Saya hanya realistis dan saya tahu saya tidak akan menang di Prancis. Siapa pun yang mengira saya bisa menang, itu salah,” lanjutnya.
Federer yang sempat absen lebih dari satu tahun karena menjalani operasi lutut itu mengatakan bahwa beberapa pekan ke depan adalah krusial baginya dalam melakoni turnamen musim ini.
“Terlepas dari apakah Anda bermain di turnamen atau tidak, jika Anda kembali ke tur atau kembali menghadapi lawan-lawan top, Anda akan mengikuti ritme, bagaimana rasanya kembali ke tur,” tutur Federer.
“Jadi ketika saya tersingkir dari pertandingan seperti hari ini, saya merasa ‘Oh Tuhan, saya seharusnya bisa bermain jauh lebih baik’. Rasanya aneh dan mengecewakan,” keluhnya.
“Tapi pada saat yang sama, ini adalah proses yang harus saya lewati dan itulah kenapa saya tak seharusnya rendah diri,” pungkas Federer.
Baca Juga: Prediksi Atalanta vs Juventus, Laga Final Coppa Italia Nanti Malam
Roland Garros sendiri akan dihelat 24 Mei sampai 13 Juni 2021 di Paris, Prancis.
[Antara]
Berita Terkait
-
Chen Qingchen Umumkan Pensiun, Partnership Chen/Jia Resmi Berakhir
-
Fakta Unik French Open 2025, Wakil Korea dan China Back To Back Juara
-
Runner-up French Open, Fajar/Fikri Bidik Revans atas Kim/Seo di Pertemuan Selanjutnya
-
Fajar/Fikri Syukuri Raihan 'Runner-up' di French Open 2025, Alihkan Fokus ke Hylo Open
-
French Open 2025: Korea Selatan Sabet Dua Gelar, Indonesia Runner Up
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat