Suara.com - Pebalap tuan rumah Charles Leclerc merebut pole position di F1 GP Monaco setelah tampil tercepat di babak kualifikasi, Sabtu (22/5/2021, meski mengalami kecelakaan jelang akhir sesi.
Leclerc, sebelumnya mendapati kerusakan girboks yang membuatnya melaju hanya empat putaran di sesi latihan bebas pertama pada Jumat.
Namun, di FP2 Leclerc membuat kejutan dengan memuncaki catatan waktu bersama Carlos Sainz yang finis P2 menegaskan kecepatan Ferrari di sirkuit jalanan Monte Carlo itu.
Ferrari masih tampil gesit di FP3 meski finis di belakang pebalap tercepat Max Verstappen dari tim Red Bull.
Namun, Leclerc mampu menerjemahkan kecepatan mobil Ferrari sejak sesi latihan bebas dengan mencetak waktu 1:10,346 untuk merebut pole di babak kualifikasi untuk mengalahkan Verstappen dengan margin 0,230 detik, demikian laman resmi F1 seperti dimuat Antara.
Para pebalap gagal memperbaiki catatan waktunya karena harus menyudahi Q1 secara prematur setelah Leclerc membuat bendera merah dikibarkan dengan 18 detik tersisa di FP3 ketika ia menabrakkan mobil Ferrarinya ke pagar pembatas setelah melibas kerb di jalur keluar Swimming Pool.
Leclerc khawatir mengalami kerusakan girboks setelah menabrak pagar pembatas tersebut. Jika ia harus menggunakan girboks baru maka Leclerc akan mendapat penalti mundur lima posisi start yang bakal menguntungkan Verstappen sebagai pebalap yang start terdepan pada Minggu nanti.
"Sayangnya saya finis di pagar pembatas, ini tidak terasa sama. Tetapi pada saat yang sama saya sangat senang dengan lap saya.... Saya khawatir tentang girboks, tapi mari kita lihat," kata Leclerc.
Sainz mengamankan P4 di mobil Ferrari kedua, setelah kalah cepat 0,010 detik dari Valtteri Bottas yang mengamankan P3 untuk tim Mercedes.
Baca Juga: Hasil FP3 F1 GP Monaco: Verstappen Tercepat, Ferrari Masih Tampil Gesit
Pebalap lain dari tim Mercedes, Lewis Hamilton kurang kompetitif sejak sesi latihan bebas dan hanya mampu finis P7, 0,749 detik dari pole sitter, di belakang Lando Norris yang mengklaim P5 untuk McLaren dan Pierre Gasly di P6 untuk tim AlphaTauri.
Sebastian Vettel mempertahankan tren masuk sepuluh besar di Monako akhir pekan ini dan meraih hasil kualifikasi terbaiknya musim ini sebagai pebalap Aston Martin di P8.
Melengkapi posisi sepuluh besar, rekrutan baru tim Red Bull Sergio Perez dan Antonio Giovinazzi dari tim Alfa Romeo akan start dari baris kelima ketika Esteban Ocon (Alpine) dan juara GP Monako 2018 Daniel Ricciardo (McLaren) gagal lolos dari Q2 dan akan start P11 dan P12.
Mick Schumacher melewatkan sesi kualifikasi pertamanya di Monako setelah mobil Haasnya mengalami kerusakan sasis karena kecelakaan di FP3.
Tahun 2020 yang terdampak pandemi menandai untuk pertama kalinya Monako tidak menggelar Grand Prix F1 sejak 1954, namun F1 kembali ke jalanan Monte Carlo yang termahsyur akhir pekan ini.
Lewis Hamilton memenangi balapan terakhir di Monako pada 2019 setelah menahan serangan bertubi-tubi Max Verstappen.
Berita Terkait
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games