Suara.com - Perenang putra Aflah Fadlan Prawira berhasil lolos ke Olimpiade Tokyo setelah mencatatkan waktu terbaik pada seleksi akhir Indonesia Olympic Trail (IOT) di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno Jakarta, 19-20 Juni 2021.
"Catatan waktunya masuk limit B, terbaik di antara puluhan atlet lainnya," kata Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bekasi, Wanto dikutip dari Antara,
Dia mengatakan 50 perenang terbaik tanah air baik putra maupun putri yang tergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) ikut dalam tahap seleksi akhir IOT kemarin untuk mencari siapa wakil Indonesia yang mampu lolos Olimpiade Tokyo.
"Untuk limit A yang bisa lolos otomatis belum ada yang menembusnya, namun Fadlan memperoleh poin tertinggi dengan catatan waktu yang menembus limit B," katanya.
Fadlan menjadi wakil Indonesia untuk berlaga di Olimpiade Tokyo setelah mengumpulkan poin sesuai persyaratan Federasi Renang Intenasional (FINA).
Di ajang tersebut Fadlan akan turun di nomor 400 dan 1.500 meter gaya bebas atau nomor-nomor yang limitnya berhasil ia tembus.
Wanto mengungkapkan selain atlet binaannya itu, satu atlet renang putri asal Riau yaitu Azzahra Permatahani juga turut mewakili Indonesia di cabang olahraga renang Olimpiade Tokyo.
"Sebetulnya dari SEA Games kemarin catatan waktu Fadlan sudah bisa dikatakan lolos cuma khan dibatasi hanya boleh menurunkan satu atlet putra dan satu putri lewat ajang seleksi akhir kemarin," katanya.
Saat ini keduanya kembali menjalani pemusatan latihan nasional sebagai persiapan menuju Olimpiade Tokyo agar mampu meraih hasil terbaik.
Baca Juga: Absen di Wimbledon, Naomi Osaka Fokus ke Olimpiade Tokyo
"Kita tentunya berharap Fadlan mampu mengukir prestasi terbaik di Olimpiade Tokyo nanti. Selain di Olimpiade, Fadlan juga kami siapkan untuk fokus di tim PON dan Porprov Jawa Barat," kata dia, sebagaimana dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Pro Kontra Atlet Transgender Wakili Angkat Besi Selandia Baru di Olimpiade
-
Hasil Turnamen Simulasi Olimpiade Tokyo Belum Memuaskan PBSI
-
Ditarget Emas, Ini Cara Kevin/Marcus Atasi Tekanan Jelang Olimpiade
-
Olimpiade Kian Dekat, Kevin/Marcus Masih Cari Pola Main
-
Atlet Bulu Tangkis Indonesia Diharapkan Tiru Semangat dan Prestasi Markis Kido
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko