Suara.com - Pertandingan cabang olahraga tenis Olimpiade 2020 Tokyo mungkin akan terasa berbeda setelah sejumlah nama besar memutuskan mundur dari ajang olahraga multievent dunia yang ditunda satu tahun karena pandemi COVID-19 itu.
Roger Federer, Rafael Nadal, Dominic Thiem, Serena Williams dan Bianca Andreescu merupakan sederet petenis top dunia yang telah mengumumkan pengunduran diri mereka dari Olimpiade Tokyo, yang akan dibuka pada malam ini dan berlangsung hingga 8 Agustus 2021.
Meski begitu, Olimpiade Tokyo masih menyisakan sejumlah bintang yang siap memanaskan lapangan tenis pada pesta olahraga empat tahunan tersebut, di antaranya Novak Djokovic dan Naomi Osaka yang diunggulkan untuk merebut emas.
Berikut lima petenis yang patut dinanti di Olimpiade Tokyo:
Naomi Osaka (Jepang)
Juara Grand slam empat kali, Naomi Osaka digadang-gadang berpeluang kuat untuk meraih emas dalam debutnya di Olimpiade pada laga kandang dan sekaligus menjadi favoritnya, yakni pertandingan lapangan keras.
Osaka kembali ke kompetisi untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir setelah mundur dari French Open pada Mei dan melewatkan Wimbledon bulan lalu untuk mengambil jeda usai mengungkapkan kondisi kesehatan mentalnya.
Novak Djokovic (Serbia)
Novak Djokovic akan berburu emas Olimpiade pertamanya. Kemenangan di Tokyo juga akan membuatnya menjadi pemain pria pertama yang menyabet Golden Slam tahun ini setelah menyapu tiga gelar utama Australia Open, French Open dan Wimbledon pada awal Juli.
Baca Juga: Kembali ke Kasta Tertinggi, Norwich City Targetkan Awet di Liga Inggris
Petenis Serbia yang telah mengoleksi 20 gelar Grand Slam itu pernah meraih medali perunggu pada Olimpiade 2008 Beijing, namun ia gagal memperbaiki atau bahkan menyamai penampilannya di dua Olimpiade Musim Panas berikutnya setelah takluk dua kali dari Juan Martin Del Potro asal Argentina.
Iga Swiatek (Polandia)
Iga Swiatek dari Polandia mencuri perhatian pada 2020. Dia memikat penonton dengan sikap tenang dan permainan agresif di semua lapangan dalam perjalanannya memenangkan French Open pada usia 19 tahun. Ia merupakan pemain termuda yang menjuarai Roland Garros setelah Monica Seles pada 1992.
Putri dari seorang pedayung Olimpiade Tomasz Swiatek itu menyabet medali emas pada nomor ganda di Olimpiade Remaja Musim Panas 2018, dan kini ia menargetkan medali di Tokyo.
Andy Murray (Inggris)
Andy Murray dari Inggris akan berusaha menjadi orang pertama yang menyelesaikan hat-trick medali emas tunggal Olimpiade di Tokyo setelah mengklaim kemenangannya pada Olimpiade 2012 London dan mengulangi prestasi itu di Rio de Janeiro empat tahun kemudian.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
6 Lomba Olimpiade Online yang Terkurasi Puspresnas, Resmi dan Terpercaya
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya