Suara.com - Satu hari setibanya di Jepang, dua atlet dari cabang olahraga atletik, Lalu Muhammad Zohri dan Alvin Tehupeiory langsung berlatih untuk mempersiapkan diri berlomba di Olimpiade Tokyo.
Melalui akun Instagram resminya, Senin (26/7/2021), Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) membagikan video melalui fitur Instastory yang menunjukkan kegiatan Zohri dan Alvin di Negeri Sakura.
Pada pagi hari, dua sprinter kebanggaan Tanah Air itu terlihat melakukan jogging. Kemudian sore harinya, Zohri dan Alvin terlihat berada di trek.
"Latihan sore Zohri dan Alvin di Tokyo," demikian keterangan yang tertulis dalam Instastory tersebut, Senin (26/7/2021).
Zohri dan Alvin bertolak ke Jepang sebagai kloter terakhir dari delegasi ataupun kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo. Mereka tiba di Bandara Narita Tokyo, Minggu (25/7/2021) waktu setempat.
Dilansir laman resmi KBRI Tokyo, keduanya didampingi oleh dua pelatih, Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry Kono, Deputi Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Olimpiade Tokyo, anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, dan dua orang tim pendukung.
Kedatangan mereka disambut Wakil Duta Besar Republik Indonesia (Wadubes RI) Tri Purnajaya yang didampingi sejumlah pejabat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo.
Wadubes Tri Purnajaya menyampaikan bahwa semua atlet dan ofisial yang tiba di Tokyo dalam keadaan sehat. Ia juga berharap Zohri dapat berlari seperti Gundala, tokoh komik Indonesia dengan kekuatan berlari sangat cepat.
"Zohri dan Alvin sudah tiba di Tokyo. Semoga nantinya bisa berlari sekencang Gundala dan mendulang prestasi di Olimpiade Tokyo 2020," ujar Tri Purnajaya, Senin (26/7/2021).
Baca Juga: Ogah Jumpa Atlet Israel, Atlet Muslim Ini Pilih Mundur dari Olimpiade Tokyo
Saat tiba di Narita, Zohri dan Alvin serta rombongan telah menjalani tes PCR dengan hasil negatif COVID-19.
Zohri akan turun pada nomor lari 100 meter putra dan dijadwalkan berlomba pada 31 Juli di Olimpiade 2020 Tokyo. Sementara itu, Alvin akan bersaing di nomor 100 meter putri pada 30 Juli.
Zohri merebut tiket ke Olimpiade berkat hasil di kejuaraan atletik Seiko Golden Grand Prix 2019 di Nagai Stadium Osaka, Jepang.
Nama Zohri mulai menjadi perhatian publik pada 2018, saat tampil mengejutkan dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 2018 di Tampere, Finlandia.
Ia mengukir sejarah menjadi sprinter pertama Indonesia yang meraih medali emas pada nomor lari 100 meter, yang merupakan nomor paling bergengsi di cabang olahraga atletik.
Sementara itu, Alvin Tehupeiory menjadi salah satu sprinter di Olimpiade Tokyo setelah terpilih tampil melalui jalur wildcard.
Tag
Berita Terkait
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
Memukau di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Naik Kelas di Olimpiade 2028
-
Medali Nyaris Melayang! KOI Bongkar Alasan 'Tegur' Atlet Kickboxing yang Viral di Medsos
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026
-
Belum Terbendung, LavAni Kembali Raih Kemenangan atas Medan Falcons