Suara.com - Pemanah Indonesia Riau Ega Agatha Salsabilla tersingkir di babak kedua 32 besar nomor recurve perorangan putra Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshina Park Archery Field, Kamis (29/7/2021), sehingga wakil panahan Merah Putih di pesta olahraga empat tahunan itu pun habis.
Riau Ega, yang menang 7-1 atas wakil Australia David Barnes pada babak pertama, kini dipaksa menyerah dengan skor 5-6 (19-28, 28-28, 30-27, 26-27, 28-24, 8-9) atas wakil Amerika Serikat Wukie Jacob pada babak kedua, demikian catatan resmi Olimpiade.
Riau Ega sejatinya sempat bersaing alot dengan Jacob. Meski hanya mencetak 19 poin di set pertama dan membuat dia tertinggal 0-2, namun atlet yang juga pernah tampil di Rio 2016 itu mampu menyamakan kedudukan jadi 3-3 pada set ketiga.
Set keempat berjalan lebih menegangkan ketika skor yang diraih Ega hanya selisih satu poin dari Jacob. Skor 26 membuat Ega kembali tertinggal 3-5.
Atlet berusia 29 tahun itu langsung membalasnya di set kelima dengan mencetak dua bidikan 10 dan satu bidikan 8 untuk kembali membuat kedudukan imbang 5-5.
Pertandingan pun berlanjut ke babak shoot-off di mana setiap pemanah melepaskan satu kali bidikan, dan pemanah yang mendapat poin terbaik berhak melaju ke babak selanjutnya.
Sayangnya, langkah Ega harus terhenti di babak 16 besar karena ia hanya mencetak 8 poin, sedangkan Jacob 9 poin.
Dengan kekalahan tersebut maka wakil panahan Indonesia di Olimpiade Tokyo pun habis. Arif Dwi Pangestu sudah tersingkir dua hari sebelumnya, sedangkan Diananda Chorunisa dan Alviyanto Bagas Prastyadi tersisih di laga yang berlangsung pagi tadi. (Antara)
Baca Juga: Kalah Power dan Kecepatan, Hendra/Ahsan Andalkan Pengalaman di Semifinal
Berita Terkait
-
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
-
Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan
-
Lampaui Target, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali Panahan Indonesia di SEA Games 2025
-
Indonesia Juara Umum Panahan SEA Games 2025, Lampaui Target dengan 6 Medali Emas
-
Akhiri Kutukan 12 Tahun di Bangkok! Tim Compound Putri Indonesia Rebut Emas SEA Games 2025
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya