Suara.com - Simone Biles, melalui akun Instagram-nya, Jumat (30/7/2021) pagi, menjelaskan keadaan yang menyebabkan dia mundur di final tim putri, Selasa, dan semua final all-around putri, Kamis.
"Untuk siapa pun yang mengatakan saya berhenti. Saya tidak berhenti," tulisnya di Instagram Story.
"Pikiran dan tubuh saya tidak sinkron."
Sebuah video berikutnya menunjukkan atlet berusia 24 tahun itu mencoba bar yang tidak rata turun ke matras lembut, namun video itu kemudian dihapus, seperti dilaporkan situs resmi Olimpiade.
"Saya tidak berpikir Anda menyadari betapa berbahayanya ini di permukaan yang keras/kompetitif," tulisnya.
"Saya juga tidak perlu menjelaskan mengapa saya mengutamakan kesehatan. Kesehatan fisik adalah kesehatan mental."
Biles, kemudian, menjelaskan bahwa dia tidak mengalami masalah itu sebelum berangkat ke Olimpiade Tokyo. Namun, masalah tersebut muncul setelah babak kualifikasi.
"Itu secara tidak terduga mulai terjadi setelah kompetisi pendahuluan, benar-benar keesokan paginya," katanya.
Dalam fitur tanya jawab di Instagram Story, dia menyebut fenomena itu sebagai "hal yang paling aneh dan paling ganjil."
Baca Juga: Cetak Sejarah di Olimpaide Tokyo, Messi Jepang Tetap Merendah
"Saya pernah mengalaminya sebelumnya. Itu tidak menyenangkan untuk dihadapi," katanya tentang "twisties," yang dia sebut mengganggunya pada pertandingan Selasa.
"Sejujurnya sangat menakutkan mencoba melakukannya... tidak memiliki pikiran dan tubuh yang sinkron."
Pertandingan senam indah dilanjutkan Minggu (1/8), hari pertama dari tiga hari final. Biles telah memenuhi syarat untuk keempat nomor tetapi tidak dapat mengatakan berapa lama "twisties" -- kondisi mental block di mana pesenam tiba-tiba tidak mampu mendarat dengan aman -- dapat mempengaruhi dirinya.
Ketika ditanya 'berapa lama biasanya waktu yang dibutuhkan.' "Jujur, tidak ada yang tahu," kata Biles. (Antara)
Berita Terkait
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Pesilat Indonesia Kompak Dukung Misi Prabowo: Pencak Silat Wajib Tembus Olimpiade!
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field