Suara.com - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) langsung mengalihkan fokus pasca Olimpiade Tokyo 2020. Mereka kini mempersiapkan atlet terbaiknya untuk kompetisi terdekat, termasuk Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2022
Hal itu diungkapkan Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan sebagaimana dilansir dari Antara, Minggu (1/8/2021).
"Saya yakin Indonesia pasti tidak akan kekurangan atlet atletik berbakat. Sehingga perlu segera disiapkan dan saya akan men-support penuh atlet-atlet," kata Luhut setelah menyaksikan debut Lalu Muhammad Zohri di Olimpiade Tokyo, Sabtu.
Luhut optimistis ke depan Indonesia akan mampu bersaing dengan atlet kelas dunia lainnya. Luhut mengatakan PB PASI akan segera melakukan evaluasi, khususnya untuk Zohri dan Alvin Tehupeiory yang sudah memberikan penampilan terbaik, meski harus tersingkir pada babak pertama Olimpiade Tokyo.
"Saya rasa mereka berdua sudah berjuang maksimal. Memang masih ada yang harus diperbaiki ke depannya, tapi kita harus bersabar dan berterima kasih kepada Zohri dan Alvin yang sudah berjuang di Olimpiade," ujar Luhut.
"Saya yakin Zohri akan makin baik. Usianya baru 21. Kita proyeksikan dia ke Olimpiade 2024 di Paris,” tegas Luhut.
Debut Zohri di Olimpiade berakhir dengan menempati posisi kelima saat berlomba di heat 4 nomor 100 meter putra, Sabtu, dengan catatan waktu 10,26 detik.
Ia masih kalah bersaing dengan sprinter Afrika Selatan Gift Leotlela yang finis terdepan dengan 10,04 detik.
Selain itu Zohri juga di belakang atlet China Bingtian Su yang berada di urutan kedua dengan 10,05 detik.
Baca Juga: Gagal ke Final Olimpiade Tokyo, Orang Tua Ke Anthony Ginting; Lupakan Kekalahan Hari Ini
Jason Rogers dari Saint Kitts dan Nevis berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 10,21 detik, dan Koike Yuki dari Jepang dengan 10,22 detik di urutan keempat.
Sementara Alvin mampu tampil di babak utama setelah finis di urutan ketiga pada babak preliminary dengan catatan waktu 11,89 detik di belakang Joella Lloyd dari Antigua (11,55 detik) dan Asimenye Simwaka dari Malawi (11,76).
Namun pada babak utama, Alvin finis di posisi terakhir atau kedelapan dengan catatan waktu 11,92 detik.
Tag
Berita Terkait
-
Gegara Rambut Pendek, Pemanah Korsel Diminta Pulangkan Medali Emas Olimpiade Tokyo
-
Petenis Ceko Krejcikova/Siniakova Rebut Emas Ganda Putri Olimpiade Tokyo
-
Melaju Ke Final, Berikut Jadwal Pertandingan Greysia Pollia/Apriyani Rahayu vs Chen/Jia
-
Jadwal Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Chen/Jia di Final Bulutangkis Olimpiade 2020
-
Pulang Tanpa Medali, Hendra/Ahsan Isyaratkan Tokyo 2020 Jadi Olimpiade Terakhir
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet