- Menpora Erick Thohir menerima atlet kickboxing Viona Amalia di Kemenpora Jakarta pada Jumat (13/3/2025).
- Menpora mengapresiasi keberanian atlet yang mengungkap dugaan kekerasan seksual di lingkungan olahraga nasional.
- Pemerintah menjanjikan sanksi tegas seumur hidup bagi pelaku kekerasan seksual dalam dunia olahraga.
Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menerima atlet kickboxing nasional, Viona Amalia Adinda Putri di Kemenpora, Jakarta, Jumat (13/3/2025). Viona merupakan atlet dari Jawa Timur yang berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan olahraga.
Dalam kesempatan tersebut, Erick menyampaikan apresiasi atas keberanian Viona mengungkap kasus yang dinilainya sebagai masalah serius dan harus diberantas dari dunia olahraga.
"Saya menerima saudari Viona, atlet kickboxing kita yang sangat berani mengungkap isu permasalahan yang harus kita lawan dan kita bersihkan secara tuntas," kata Erick dalam keterangannya.
Menpora Erick tegaskan bahwa pemerintah akan berada di garis terdepan bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi.
Menurutnya pelaku kekerasan seksual di lingkungan olahraga harus mendapat sanksi tegas, bahkan dilarang seumur hidup terlibat dalam aktivitas olahraga.
"Kemenpora terdepan bersama seluruh stakeholder olahraga bahwa hal-hal seperti ini tidak boleh ada lagi," ia menjelaskan.
"Pelakunya, mohon maaf kalau saya mengeluarkan kata-kata kasar, istilahnya jahanam, dan itu memang harus tidak ada lagi keaktifan di dunia olahraga seumur hidup," tegas Menpora Erick.
Erick juga menyatakan dukungan penuh terhadap kasus yang diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian.
"Kalau itu menjadi wilayah yang menjadi domain institusi Kepolisian, tentu kita sangat dukung," Erick menambahkan.
Baca Juga: Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan
Pernyataan tegas dari Menpora Erick ini diharapkan menjadi langkah penting guna menciptakan lingkungan olahraga yang aman, bersih, dan melindungi para atlet dari segala bentuk kekerasan.
"Olahraga kita harus bersih," pungkas lelaki yang juga ketua umum PSSI tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026