Suara.com - Seluruh 12 anggota tim renang artistik Yunani berada dalam isolasi setelah lima dites positif COVID-19 dalam klaster pertama yang terdeteksi di Olimpiade, kata ofisial Olimpiade, Rabu (3/8/2021) sebagaimana disiarkan AFP.
Tim tersebut telah ditarik dari kompetisi yang tersisa dan ketujuh anggota yang sejauh ini dites negatif telah setuju untuk pindah ke fasilitas untuk "kontak erat" dengan kasus positif, kata juru bicara Tokyo 2020 Masa Takaya.
Sejauh ini tidak seorang pun dari mereka yang dinyatakan positif membutuhkan perawatan rumah sakit, tambah Takaya.
Tim tersebut tidak berpartisipasi dalam kompetisi duet, Selasa, dan sekarang sudah mengundurkan diri dari kompetisi beregu, yang akan dimulai akhir pekan ini.
"Sungguh menyakitkan bagi kami membayangkan perasaan para atlet yang telah melakukan banyak hal untuk mempersiapkan Olimpiade dan datang jauh-jauh ke Tokyo dalam situasi sulit ini," kata Takaya dalam briefing.
"Kami berdoa untuk pemulihan mereka dengan cepat," kata Takaya, menambahkan bahwa ini adalah "klaster" pertama yang ditemukan di Olimpiade.
Sejauh ini, Tokyo 2020 telah melaporkan 322 kasus positif virus di antara para "Pemangku kepentingan" termasuk atlet, ofisial, dan media. Sebagian besar kasus positif terjadi di antara penduduk Jepang yang bekerja sebagai karyawan atau kontraktor.
Ditunda selama setahun karena virus, Olimpiade diselenggarakan di bawah aturan anti-infeksi yang ketat. Tokyo sendiri berada di bawah status darurat virus dan telah mencatat rekor jumlah infeksi dalam beberapa hari terakhir, demikian AFP. (Antara)
Baca Juga: 7 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Greysia/Apriyani di Olimpiade Tokyo 2020
Berita Terkait
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko