Suara.com - Pebasket putri Jepang Rui Machida memecahkan rekor jumlah assist terbanyak dalam satu pertandingan Olimpiade saat mengantarkan negaranya melangkah ke final Olimpiade Tokyo 2020.
Menghadapi Prancis dalam pertandingan semifinal di Saitama Super Arena, Jumat (6/8/2021), Jepang menang 87-71 yang diwarnai torehan 18 buah assist yang dikirimkan Machida sepanjang laga.
Machida pada awal bulan ini sempat menyamai rekor 15 assist yang dibukukan Teresa Edwards dalam Olimpiade Atlanta 1996. Kini rekor tersebut dikuasai sendiri oleh Machida dengan 18 buah assist, demikian catatan FIBA.
Sektor tripoin sekali lagi menjadi pembeda antara Jepang dengan Prancis, sebagaimana yang sudah terlihat dalam fase penyisihan Grup B. Jepang mengkonversi 50 persen percobaan tripoin mereka, sedangkan Prancis hanya 29 persen.
Jepang juga tampil begitu kolektif, bahkan 12 pemain yang melantai semuanya menyumbangkan sedikitnya dua poin untuk mengalahkan Prancis.
Himawari Akaho memimpin dengan 17 poin dan tujuh rebound, Yuki Miyazawa 14 poin dan tujuh rebound, sedangkan Machida melengkapi rekor 18 assist-nya dengan mencetak sembilan poin.
Di kubu Prancis, Sandrine Gruda mengemas 18 poin diikuti Marine Fauthoux yang mencetak 13 poin.
Selain pemecahan rekor bagi Machida, Jepang juga untuk pertama kali memastikan memperoleh medali Olimpiade dari cabang olahraga bola basket.
Jepang, setidaknya akan memperoleh medali perak basket putri Olimpiade Tokyo, kecuali mereka menciptakan kejutan saat menghadapi Amerika Serikat dalam final nanti.
Baca Juga: Pelatih Sudah Kantongi Kriteria Pengganti Greysia Polii dan 4 Berita Sport Menarik
Amerika terus tak terkalahkan
Pada pertandingan semifinal lain yang dimainkan lebih awal, Amerika Serikat melenggang setelah menang meyakinkan 79-59 atas Serbia.
Hasil itu melanjutkan torehan gemilang basket putri Amerika yang selalu menang dalam 53 pertandingan beruntun dalam Olimpiade.
Brittney Griner memimpin pasokan angka Amerika dengan 15 poin, diikuti 14 poin dari Chelsea Gray serta double-double 12 poin dan 10 rebound Breanna Stewart.
Sedangkan dari Serbia, Yvonne Anderson menjadi satu-satunya pemain yang mencetak dua digit angka dengan 15 poin.
Amerika berpeluang mempertahankan medali emas basket putri Olimpiade untuk tujuh edisi beruntun setelah selalu meraihnya di Atlanta 1996, Sydney 2000, Athena 2004, Beijing 2008, London 2012 dan Rio de Janeiro 2016, demikian dilansir Antara.
Berita Terkait
-
Adu Penalti Berakhir Dramatis, Swedia Gigit Jari, Kanada Sabet Emas Olimpiade Tokyo
-
PON Papua Bisa Belajar Prokes dari Olimpiade Tokyo 2020
-
Mundur dari Korea Open 2021, Kevin Sanjaya Banjir Doa dan Dukungan Netizen
-
Sempat Gagal, Joshua Cheptegei Akhirnya Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo
-
Greysia Polii Berharap Emas Olimpiade Lecut Motivasi Junior
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026