Sport / arena
Rully Fauzi
Pemanah Indonesia, Riau Ega Agatha tampil di Olimpiade Tokyo. [ANTARA/REUTERS/CLODAGH KILCOYNE]

Suara.com - Pemanah putra Indonesia, Riau Ega Agatha Salsabila mengatakan masih ingin tampil pada Olimpiade 2024 mendatang di Paris untuk mempersembahkan medali buat Kontingen Merah-Putih, menebus kegagalan pada dua edisi sebelumnya.

“Masih (ingin tampil), tapi kita lihat saja nanti ke depannya,” ujar Ega Riau dalam rilis resmi Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Minggu (8/8/2021).

“Kalau dari saya pribadi masih ingin mendapatkan medali, tapi kita tidak tahu perjalanan ke depan seperti apa, namun saya akan tetap berusaha yang terbaik,” ujarnya menambahkan.

Pria berusia 29 tahun tersebut mengatakan meski belum mampu membawa pulang medali, ia telah belajar banyak dari Olimpiade Tokyo, terutama dalam menghadapi pertandingan di tengah cuaca ekstrem.

Baca Juga: Sukses Besar di Olimpiade Tokyo, Filipina Pede Tatap Asian Games 2022

Ega mengakui bahwa cuaca ekstrem serta embusan angin kencang yang belum pernah ditemukan selama latihan di Jakarta menjadi tantangan tim panahan Indonesia selama Olimpiade 2020 Tokyo.

Tim panahan Indonesia pun harus mulai berlatih dengan cuaca yang lebih bervariasi dalam menghadapi berbagai event internasional termasuk Olimpiade 2024 Paris.

“Faktor-faktor yang berpengaruh di panahan itu tidak hanya dari diri sendiri saja, tetapi juga cuaca. Selama ini kami berlatih hanya di satu tempat saja, sedangkan di Olimpiade Tokyo kami menghadapi cuaca yang hujan dan berangin. Mungkin berikutnya, kami bisa berlatih di tempat yang lebih bervariasi dari segi cuaca,” tutur Riau Ega.

Tim panahan Indonesia turun dalam empat nomor di Tokyo, yaitu perorangan putra dan putri, beregu putra, dan beregu campuran. Namun, tak satu pun yang mampu menembus babak semifinal.

Capaian terbaik tim Merah-Putih hanya sampai babak perempatfinal melalui duet Riau Ega Agatha Salsabilla dan Diananda Choirunisa yang turun di nomor beregu campuran.

Baca Juga: Tanpa Penonton, Para Atlet Berbaur Budaya Rayakan Penutupan Olimpiade Tokyo

Komentar