Sport / balap
Reky Kalumata
Cal Crutchlow saat memperkuat LCR Honda di MotoGP 2020 lalu. [PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP]

Suara.com - Cal Crutchlow kelimpahan tugas dari Yamaha untuk menjadi pengganti Maverick Vinales, yang telah resmi didepak oleh pabrikan Jepang tersebut, mulai MotoGP Inggris di Silverstone pekan depan.

Setelah pensiun pada akhir musim 2020, Crutchlow menjadi test rider Yamaha menggantikan Jorge Lorenzo dan tahun ini kembali ke trek berseragam Petronas Yamaha SRT di dua balapan Austria untuk menggantikan Franco Morbidelli yang cedera.

Juara tiga Grand Prix itu sekarang akan menuju garasi tim pabrikan Monster Energy Yamaha untuk balapan di kampung halamannya sebagai tandem pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo.

"Suatu kehormatan menjadi bagian dari Yamaha dan melakukan apa yang tadinya, seharusnya, tiga balapan untuk @sepangracing, tapi rencananya telah berubah," kata Crutchlow di akun Twitter Yamaha seperti dimuat Antara, Jumat.

Baca Juga: Kunjungi Markas Juventus, Pembalap MotoGP Ini Dapat Hadiah Spesial dari Ronaldo

"Saya ingin berterima kasih kepada mereka dan menanti membalap dengan Tim Pabrikan."

Lebih awal pada hari yang sama, Yamaha dan Vinales telah sepakat berpisah di tengah jalan dan tidak akan melanjutkan kemitraan mereka hingga akhir musim.

Hubungan Yamaha dan Vinales sempat memanas di awal musim ini setelah sang pebalap mengeluhkan penampilan yang tidak konsisten. Yamaha bahkan harus mendatangkan kembali Silvano Galbusera, yang dulu merupakan kepala kru Valentino Rossi, untuk membantu Vinales.

Setelah GP Belanda pada 28 Juni, tim pabrikan Jepang dan sang pebalap Spanyol mengumumkan mereka bakal mengakhiri kontrak berdurasi dua tahun 2021-2022 mereka lebih dini pada akhir musim ini.

Setelah keputusan tersebut, Yamaha dan sang pebalap sepakat untuk menyelesaikan sisa musim ini, namun di Grand Prix Styria, Vinales membuat ulah karena frustrasi yang menyebabkan dirinya diskors oleh Yamaha karena dianggap berpotensi menimbulkan kerusakan mesin, membahayakan dirinya dan pebalap lainnya.

Baca Juga: Maverick Vinales Bukan Bagian dari Yamaha Lagi dan 4 Berita Sport Menarik

Vinales pekan lalu meminta maaf kepada Yamaha atas insiden di GP Styria dengan dalih situasi itu disebabkan karena dia frustasi setelah mengalami masalah teknis saat restart dan finis terakhir, sebelum membuka gas lebar-lebar hingga mencapai titik putaran mesin maksimal ketika masuk jalur pit.

Komentar