Suara.com - Panitia pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) menilai penyelenggaraan PON mampu membentuk karakter atlet berkelas dunia karena ajang multicabang nasional tertinggi ini menuntut peserta untuk memberikan performa terbaik.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua II PB PON XX Papua 2021 Roy Letlora setelah melihat persiapan yang sudah dilakukan oleh atlet dan pengurus provinsi untuk berkompetisi di ajang empat tahunan itu.
"PON Papua menjadi media yang akan melahirkan atlet-atlet baru dengan prestasinya dan berkelas dunia," kata Roy dikutip dari keterangan resminya, Senin (23/8/2021).
PON akan dihelat pada 2-15 Oktober 2021 di empat klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.
Empat puluh hari jelang PON Papua, atlet terus memperkuat pelatihan. Motivasi utama yang membawa mereka bersaing ialah membanggakan provinsi, dan melampaui batas performa agar menjadi lebih dari sebelumnya.
Bagi atlet pemula, PB PON mengatakan debut di Papua 2021 adalah pengalaman emas yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran di masa depan. Sedangkan bagi yang senior, ajang ini menjadi media untuk bertukar pengalaman kepada juniornya.
"Sebagai generasi penerus, kita harus terus kobarkan api semangat yang sudah dinyalakan oleh juara-juara terdahulu," pungkas Roy.
Tercatat sebanyak 6.848 atlet akan meramaikan PON XX Papua 2021 dan berjuang mewakili provinsinya masing-masing. Mereka terbagi untuk berkompetisi dalam 37 cabang olahraga, 56 disiplin olahraga dan 679 nomor pertandingan.
Baca Juga: Kehebatannya Sempat Bikin Ronaldo Minder, Karier Fabio Paim Hancur karena Gaya Hidup
Berita Terkait
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
-
Nyesek! Atlet Angkat Berat Wahyu Surya Gagal Tanding di Lithuania, Diminta Jaminan Rp339 Juta?
-
Atlet Cha Jun Hwan Gabung Fantagio, Siap Berkarier sebagai Sportainer
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Musuh Terbesar Atlet Wanita Bukan Lawan di Lapangan, Tapi Stigma dan Body Shaming!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat