Suara.com - Luka lebam menjadi hadiah Manny Pacquiao untuk sang istri usai menelan kekalahan dari Yordenis Ugas, makan saja sampai tak bisa membuka mata.
Bertarung selama 12 ronde melawan Yordenis Ugas di T-Mobile Arena, Las Vegas, Manny Pacquiao kalah angka.
Manny Pacquiao pun harus merelakan gelar juara kelas welter WBA disabet oleh petinju kelahiran Kuba berusia 35 tahun itu.
Yordenis Ugas berhasil mempertahankan gelar kelas welter WBA setelah tiga juri memberi angka 115-113, 116-112, 116-112.
Menurut laporan Compubox, dari 10 ronde pertama yang dijalani Ugas lebih banyak mendaratkan pukulan kepada Pacman pada ronde ketiga dan kelima.
Total keseluruhan Ugas sukses mendaratkan 105 pukulan ke Pacquiao dari total 405 pukulan atau setidaknya 37 persen.
Selain itu ia juga sukses melakukan 101 dari 171 percobaan power punch, nilai ini setara dengan 59 persen secara keseluruhan.
Tak pelak wajah Pacquiao pun terlihat bengkak dan memar hingga harus mendapatkan lima jahitan pada area sekitar mata kirinya.
The Inquirer melaporkan jika para ahli medis saat ini tengah memantau cedera petinju 42 tahun tersebut, sesuai dengan keterangan sang pengacara, Tom Falgui.
Baca Juga: Top 5 Sport: Dikalahkan Yordenis Ugas, Manny Pacquiao Gagal Rebut Gelar WBA Super
Cedera yang dialami Pacquiao terbilang parah, hal ini terlihat saat ia harus disuapi sang istri, Jinkee, untuk makan.
Pacquiao terlihat hanya pasrah saat disuapi sang istri, mukannya lebam matanya pun meram tak bisa terbuka.
Faktor umum bisa jadi salah satu yang membuat petinju pemilik rekor 62-8 sepanjang karier profesionalnya itu bonyok seperti itu.
Namun demikian, meski sudah berkepala empat Pacquiao masih belum menentukan kelanjutan karier tinju profesionalnya.
Akankah Pacquiao bakal melanjutkan kariernya sebagai petinju atau memilih pensiun dan fokus pada karier politiknya sebagai senator di Filipina.
Beberapa waktu lalu, Freddie Roach selaku pelatih Manny Pacquiao mengaku khawatir terkait masa depan anak asuhnya.
Berita Terkait
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
IOC Tolak Pengajuan Manny Pacquiao untuk Bertanding di Olimpiade 2024 Paris
-
Menang Lawan YouTuber Korea Selatan, Manny Pacquiao Masih Pikirkan Rencana Naik Ring di 2023
-
Kabar Baik! Petinju Kelas Dunia Manny Pacquiao Buka Sekolah Tinju di Jakarta
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026