Suara.com - Tim tarung derajat Bali menargetkan meraih tiga medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Oktober mendatang.
"Target medali PON Papua nanti kami targetkan bisa dapat tiga medali emas karena sebelumnya pada PON 2016 kami bisa meraih dua medali emas. Sedangkan pada pra-PON kemarin kami bisa meraih lima medali emas. Jadi untuk PON Papua target tiga medali emas," ujar Sekretaris Umum Pengprov Kodrat Bali, A.A. Bagus Tri Candra Arka di Denpasar seperti dilansir Antara, Senin (30/8/2021) .
Pada PON Papua, tim tarung derajat Bali akan mengirim delapan petarung yang terdiri dari enam atlet putra dan dua petarung putri untuk bertanding di sejumlah kelas.
Meskipun memasang target tiga medali emas, menurut Bagus Tri Candra Arka, apabila tim tarung derajat Bali mampu meraih empat medali emas maka Bali berpeluang besar menjadi juara umum pada cabang olahraga tersebut di PON XX Papua.
"Kami pasang target tiga emas, kalau misalkan bisa melebihi target empat emas sudah juara umum. Yang jelas kami tentu optimis dan mudah-mudahan bisa meraih tiga emas karena sejak PON 2008, tarung derajat selalu menyumbang medali emas untuk Bali," katanya.
Bagus Tri Candra Arka menjelaskan, untuk mampu meraih target tersebut, pihaknya terus melakukan latihan intensif menjelang keberangkatan tim ke Papua.
"Menjelang PON ini kami terus meningkatkan program-program latihan teknik. Selain itu pada awal Oktober kami berencana melakukan simulasi dengan mantan-mantan petarung nasional, Pomnas, Porprov dan mantan petarung pra-PON Bali yang kemarin tidak lolos," ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini seluruh petarung juga telah menjalani masa latihan terpusat dan tinggal di hotel yang menjadi asrama selama program itu untuk menjaga kondisi fisik mereka,
Dalam sehari, petarung-petarung tarung derajat Bali melakukan latihan rata-rata selama empat jam pada pagi dan sore hari. Waktu tersebut berkurang jika dibandingkan waktu latihan atlet sebelum masa pandemi COVID-19 yang bisa mencapai tujuh jam per hari.
Baca Juga: Esport Resmi Jadi Cabor Eksibisi Pertandingan PON Papua
"Hal ini kami lakukan untuk menjaga kondisi fisik petarung agar tetap fit dan tidak kelelahan di masa pandemi ini. Karena apabila mereka kelelahan lalu imunitas tubuh menurun jadi rentan terpapar COVID-19," ujar Bagus Tri Candra Arka.
Berita Terkait
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Sudah Mendarat di Bali, Maia Estianty Spill Konsep After Party El Rumi dan Syifa Hadju
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus