Suara.com - Atlet para-powerlifting Indonesia asal Bali Ni Nengah Widiasih tiba di Bali setelah berhasil meraih medali perak dalam nomor powerlifting putri 41 kg Paralimpiade Tokyo 2020.
"Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberi dukungan dan doa kepada saya dan seluruh atlet lain yang berjuang di Paralimpiade Tokyo 2020," ujar Ni Nengah Widiasih di Kabupaten Badung Bali, Sabtu (4/9/2021).
Setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nengah Widiasih langsung disambut oleh keluarganya. Selain itu, Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati juga ikut menyambut kedatangan atlet asal Kabupaten Karangasem, Bali itu.
Nengah Widiasih mengatakan, usai meraih medali dirinya berharap bisa terus meraih prestasi-prestasi lainnya di tingkat internasional.
Sebelumnya, pada Paralimpiade Brazil 2016, Ni Nengah Widiasih juga berhasil meraih medali perunggu. Pada Asian Paragames 2018, ia juga berhasil meraih medali perak.
"Saya masih ingin terus berprestasi untuk Indonesia dan kedepannya ingin meraih prestasi yang lebih baik lagi. Semoga nanti di Paralympic Paris saya bisa meningkatkan prestasi lebih baik lagi daripada yang telah saya capai sebelumnya," katanya .
Ia menambahkan, setelah tiba di Bali dari Paralimpiade Tokyo, dirinya tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat dan harus kembali mempersiapkan diri untuk kejuaraan dunia pada akhir tahun 2021.
"Saya harus kembali lagi latihan karena nanti pada bulan November tahun ini saya akan mengikuti World Championship di Georgia yang merupakan kualifikasi pertama untuk Paralympic Paris tahun 2024," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bali, I Gede Komang Darma Wijaya mengaku bersyukur dan sangat bangga terhadap prestasi Ni Nengah Widiasih yang berhasil meraih medali perak.
Baca Juga: Lionel Messi Tak Suka Disebut Alien, Angel Di Maria: Saya Panggil Dia Si Cebol
"Paralimpiade sebelumnya dia mendapatkan perunggu kemudian sekarang medali perak, berarti sudah ada peningkatan. Kami sangat mengapresiasi dan ini juga sesuai dengan target awal yang diberikan yaitu medali perak," katanya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Gunungan Sampah Kiriman Kepung Pantai Kedonganan Bali
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Viral Bule Lecehkan dan Langgar Aturan Nyepi, Terancam Dilaporkan hingga Dideportasi
-
Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan
-
Nyepi 2026, Bali Hening Total, Jalanan dan Tol Sepi Tanpa Aktivitas
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati