Suara.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, sudah melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap atlet daerah itu yang akan berlaga di Pekan Olahraga nasional (PON) XX Papua.
Wakil Sekretaris KONI Sumut, Mesnan, di Medan, Senin (6/9/2021), mengatakan, KONI sudah melakukan vaskinasi terhadap atlet, pelatih dan ofisial yang akan berangkat ke Papua untuk mengikuti PON XX.
"Sudah 100 persen, baik vaksin tahap I maupun tahap II. Bukan hanya atlet, pelatih dan semua ofisial juga sudah divaksin. Vaksinasi yang dilakukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumut," katanya.
Menurut dia, vaksin COVID-19 merupakan syarat mengikuti PON XX, jika tidak maka atlet, pelatih tidak diizinkan mengikuti acara empat tahunan terakbar di Indonesia itu.
Meski atlet maupun ofisial sudah divaksin, ia meminta selama persiapan di Pelatda tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta tidak berkerumun.
Karena jika sampai terpapar COVID-19, atlet akan rugi dan sia-sia persiapan yang selama ini dilakukan karena terancam tidak bisa ikut PON.
"Selalu memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak. Jangan sampai persiapan yang sudah matang jadi berantakan karena terpapar COVID-19. Beberapa hari sebelum berangkat atlet juga wajib mengikuti tes PCR," katanya.
KONI Sumut pada PON Papua nanti akan memberangkatkan 186 atlet dari berbagai cabang olahraga.
"Para atlet sudah masuk Pelatda penuh. Nama-nama yang sudah terdaftar juga tidak bisa diganti-ganti lagi. Makanya para atlet kami harapkan tetap bisa menjaga kesehatannya dan terhindar dari cedera selama Pelatda," kata Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Soroti Cakupan Vaksinasi Covid-19 Afrika Baru Dua Persen, WHO: Ini Tidak Bisa Diterima
Berita Terkait
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Kemenkes Minta Masyarakat Tak Khawatir Vaksin MR, Efek Samping Disebut Wajar dan Sementara
-
Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi