Suara.com - Tunggal putra Jonatan Christie membawa tim Harimau unggul 3-1 atas Banteng setelah lolos dari pertandingan partai keempat simulasi turnamen Sudirman-Thomas/Uber yang berjalan melelahkan dalam rubber game, Rabu (8/9/2021).
Jonatan terlambat memanaskan permainan hingga tertinggal di gim pertama dari Shesar Hiren Rhustavito, namun mengamankan dua gim terakhir dengan skor 13-21, 21-14, 21-15.
"Di gim pertama menang angin, dan Mas Vito tidak banyak menyerang. Dia memakai serangan saya untuk buat saya lari. Saya nafsu untuk menyerang, tapi dia bisa bertahan dan malah kontrol saya," tutur Jonatan lewat keterangan resmi PBSI seperti dimuat Antara, Rabu (8/9/2021).
Atlet peraih medali emas Asian Games 2018 itu bermain cukup lambat di gim pertama, sehingga gerakannya mudah terbaca oleh Vito untuk menuai keunggulan.
Serangan yang dibangun Jonatan kurang berakhir baik sehingga keunggulan akhirnya berpihak pada Vito di gim pertama.
Jonatan justru bangkit di gim kedua. Serangan yang dilakukan lebih akurat dan lebih sabar dalam memainkan reli sebelum akhirnya mencuri poin.
Kesabaran yang disajikan Jonatan kembali membuahkan hasil baik di gim penentuan. Permainan Vito mengalami penurunan drastis dengan melakukan pertahanan terbatas mengingat stamina yang sudah menurun.
Kunci kesuksesan Jonatan terletak pada ketahanan staminanya hingga gim terakhir. Ia terus mengajak Vito bermain reli dan lob tinggi untuk memaksa lawannya berlarian ke ujung lapangan.
Jonatan pun mengunci kemenangan di dua gim terakhir setelah Vito tak bisa bersaing akibat energi yang terkuras.
Baca Juga: Simulasi Sudirman-Thomas-Uber Cup: Fajar/Rian Menang, Harimau Unggul 2-1 atas Banteng
Dengan hasil ini, tim Harimau dipastikan menjuarai simulasi turnamen PBSI dengan skor sementara 3-1. Pada partai terakhir, dimainkan sektor tunggal putri antara wakil tim Harimau, Putri Kusuma Wardani, dan Stephanie Widjaja dari tim Banteng.
Tag
Berita Terkait
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia