Suara.com - Max Verstappen dan Lewis Hamilton akan meneruskan rivalitas mereka di 'Temple of Speed' Monza akhir pekan ketika sirkuit super cepat Italia itu akan menghelat balapan sprint kedua musim ini.
Masih menjadi kandang tim Ferrari setelah tiga Grand Prix digelar di Italia sejak September lalu, Monza akan menghadirkan kembali sprint race pada Sabtu sejak konsep baru itu diperkenalkan di Silverstone pertama kali pada Juli lalu.
Dengan format tersebut maka kualifikasi dimajukan ke Jumat untuk menentukan posisi grid sprint race, sedangkan posisi finis di balapan pendek tersebut akan menentukan grid di start Grand Prix Italia.
Slipstream akan memainkan peran penting di sirkuit yang sangat sensitif dengan kekuatan mesin serta downforce rendah membantu mobil melaju dengan kecepatan penuh di hampir sepanjang putaran.
Dengan poin diberikan kepada pebalap yang finis tiga besar di sprint race, perebutan titel dapat imbang apabila Lewis Hamilton merebut pole position sedangkan Verstappen gagal masuk ke tiga besar.
Hamilton tahun lalu merebut pole di Monza, setelah mencetak lap tercepat sepanjang masa di F1 ketika Mercedes mengamankan dua baris terdepan, sementara Verstappen hanya di peringkat lima.
Sang pebalap Belanda belum pernah start dari baris terdepan Monza tapi saat ini mengantongi keunggulan tiga poin atas Hamilton di puncak klasemen setelah memenangi balapan di kampung halamannya di Zandvoort akhir pekan lalu.
"Ini bukan trek terbaik kami di kalender dalam beberapa tahun terakhir tapi tentunya saya tahu tahun ini kami kompetitif secara umum di mana saja," kata Verstappen dikutip Antara dari Reuters.
"Kami hanya perlu mengatasi detailnya dan kemudian saya yakin kami bisa kompetitif," kata pebalap yang telah mengantongi tujuh kemenangan musim ini, dibanding Hamilton yang baru empat.
Baca Juga: Gara-gara Kopling, Daniel Ricciardo Sempat Hampir Gagal Start di F1 GP Belanda
Hamilton belum pernah menang secara dominan lagi sejak Spanyol pada Mei lalu, ketika kemenangannya di Silverstone diraih setelah ia dan Verstappen terlibat senggolan di awal lomba, sehingga sang pebalap Red Bull gagal melanjutkan balapan.
Sedangkan Verstappen memenangi sprint race pertama musim ini di sirkuit Inggris itu dan mendapat bonus tiga poin.
"Kami mengambil pelajaran dari format baru di Silverstone dan tidak sabar menggunakan pengetahuan itu akhir pekan ini," kata bos Mercedes Toto Wolff, yang telah membawa Mercedes memenangi lima dari tujuh balapan terakhir di Monza.
Balapan tahun lalu menjadi kejutan setelah Pierre Gasly mengklaim kemenangan untuk AlphaTauri setelah Hamilton terkena penalti karena masuk jalur pit yang masih tertutup. Verstappen gagal finis karena masalah power unit setelah 30 putaran.
"Setelah Grand Prix Prancis ini kurang lebih seperti balapan kandang kedua kami, karena saya tinggal hanya 15km dari trek," kata Gasly.
"Akhir pekan ini akan menjadi sesuatu yang baru bagi saya, kembali ke sirkuit balapan di mana saya menjadi orang terakhir yang menangi Grand Prix itu. Saya sangat menantikan ke sana dan bakal banyak tifosi (fan), tidak seperti tahun lalu.
Berita Terkait
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Mobil F1 Kini Jadi Sandal? Crocs dan Red Bull Racing Bikin Gebrakan Unik
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia