Suara.com - Petenis kenamaan Inggris, Andy Murray memberi pujian kepada Emma Raducanu yang berhasil meraih gelar US Open 2021 di usia 18 tahun. Dia menyebut torehan itu sangat istimewa.
Emma Raducanu menjadi petenis putri Inggris Raya pertama yang berhasil meraih gelar tunggal Grand Slam dalam 44 tahun pada Sabtu (11/9/2021).
Torehan apik Emma Raducanu tercipta selang sembilan tahun pasca Andy Murray memenangi gelar Grand Slam pertamanya di US Open.
Emma Raducanu meraih title US Open 2021 setelah mengalahkan sesama petenis muda, Leylah Fernandez di Flushing Meadows.
Raducanu, pemain kualifikasi pertama yang memenangi gelar Grand Slam, tidak kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.
"Luar biasa yang dia lakukan di sana," kata Murray, yang dia sendiri mengakhiri penantian Inggris Raya atas gelar Grand Slam putra selama 76 tahun, ketika ia mengalahkan Novak Djokovic pada final 2012, kepada BBC, Selasa (14/9/2021).
"Yang ia lakukan di New York adalah sangat istimewa, dorongan besar bagi tenis Inggris dan mudah-mudahan memberi badan tenis kesempatan untuk memanfaatkannya dan mendapat lebih banyak anak-anak terlibat dalam olahraga tersebut. Luar biasa yang ia lakukan dan kesempatan besar bagi tenis Inggris sekarang."
Murray yang berusia 34 tahun, sudah lama memikul beban tenis Inggris Raya, mengatakan ia tahu betapa bagusnya Raducanu ketika ia mencapai putaran keempat Wimbledon pada awal tahun ini.
"Saya menghabiskan sedikit waktu di sekitar dia di lapangan latihan, tetapi lebih dari itu di gedung yang sama, berlatih berdekatan satu sama lain, dan menyaksikan apa yang ia lakukan, dan ia jelas sangat, sangat bagus," kata mantan petenis nomor satu dunia itu, demikian dilansir dari Antara.
Baca Juga: Gagal Juara US Open 2021, Novak Djokovic Justru Merasa Lega
Berita Terkait
-
Ranking ATP: Emma Raducanu Meroket 127 Peringkat Pasca Juarai US Open
-
5 Fakta Emma Raducanu, Juara US Open yang Dapat Ucapan Selamat dari Ratu Elizabeth II
-
PON Papua: Tenis Jabar Targetkan Dua Perak dan Satu Perunggu
-
Tim Tenis Jawa Barat Tak Bidik Medali Emas di PON XX Papua
-
Top 5 Sport: Emma Raducanu Banjir Ucapan Selamat Setelah Juarai US Open
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar