Suara.com - Nasib penyelenggaraan SEA Games hingga kini belum menemui titik terang karena Vietnam selaku tuan rumah tak kunjung memberikan kepastian dalam rapat federasi negara-negara Asia Tenggara atau South East Asian Games Federation (SEAGF), Jumat.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Ferry J Kono menjelaskan pembahasan pelaksanaan SEA Games Hanoi masih alot lantaran panitia penyelenggara perlu melakukan koordinasi lanjutan dengan pemerintah Vietnam.
“Pelaksanaan SEA Games Hanoi belum ada keputusan. Komite Olimpiade (NOC) Vietnam meminta kesabaran anggota SEAGF karena mereka masih berdialog dengan pemerintah. Rapat selanjutnya Oktober, kami berharap sudah ada putusan yang tetap,” kata Ferry dalam rilis KOI, Jumat.
Pada Juli lalu, SEAGF sepakat menunda SEA Games yang sedianya berlangsung pada November 2021 hingga tahun depan. Pembatalan tersebut dilakukan karena masih tingginya kasus COVID-19 di Vietnam dan mayoritas negara di Asia Tenggara pada saat itu.
Namun Ferry menuturkan bahwa berdasarkan laporan dalam rapat hari ini, mayoritas negara ASEAN saat ini sudah mengalami penurunan kasus COVID-19, hanya Filipina yang angkanya masih terbilang tinggi.
Komite Olimpiade (NOC) di Asia Tenggara mendesak agar kepastian SEA Games dapat diputuskan setidaknya akhir tahun ini. Apabila tak kunjung ada keputusan maka akan berpengaruh terhadap nasib multievent yang diagendakan digelar tahun depan.
Menurut Ferry, NOC di Asia Tenggara, termasuk Indonesia tetap berkomitmen untuk mengikuti multievent internasional lainnya yang masuk dalam kalender 2022 terlepas adanya SEA Games atau tidak pada tahun depan.
Setidaknya ada empat multievent internasional yang diikuti Indonesia tahun depan, yaitu Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG) di Bangkok-Chonburi, Thailand pada Maret, Islamic Solidarity Games (ISG) Turki (Agustus), Asian Games Hangzhou (September), serta Asian Youth Games Shantou (Desember).
Selain potensi padatnya agenda di tahun depan, ketidakpastian SEA Games Hanoi juga disebut berdampak pada Kamboja selaku tuan rumah pada 2023.
Baca Juga: PON Papua: Rola Yakin Bisa Rengkuh Emas Tinju untuk Sumbar
NOC Kamboja mengatakan jika sampai akhir tahun tidak ada putusan, mereka juga kesulitan untuk menjadwalkan seminar Chef de Mission hingga penyusunan panduan teknis.
“Padahal Kamboja sudah serius membangun arena dan menyiapkan atlet,” ucap Ferry.
Berita Terkait
-
KOI Apresiasi Timnas Hoki Putra Lolos Semifinal dan Amankan Tiket Asian Games 2026
-
Sakura Create Garap Adaptasi Anime dari Manga Isshiki-san wa Koi o Shiritai
-
Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
-
Kisah Muhamad Alfiana, Pegawai Honorer yang Tampil di Liga Hoki Jerman
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali
-
Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional
-
Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup
-
Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026
-
PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026