Suara.com - Ketua Koordinator PPKM Jawa-Bali yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan merestui rencana manajemen Liga Bola Basket Indonesia (IBL) untuk memutar kompetisi musim 2022 di beberapa kota di Indonesia.
Meski mendukung, Luhut saat menerima kunjungan Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah di Jakarta, Kamis (24/9/2021), memberikan catatan terhadap rencana penyelenggaraan IBL musim kompetisi 2022 yang akan bergulir pada awal Januari tahun depan.
“Yang terutama adalah kehati-hatian dalam pelaksanaan. Intinya kami mendukung kegiatan ini karena masyarakat sudah mulai jenuh di tengah pandemi COVID-19," kata Luhut dalam rilis pers yang diterima di Jakarta.
“Saya menilai perencanaan kompetisi IBL sudah bagus, tapi yang terpenting adalah bagaimana eksekusi dan pengawasan nantinya," tambah dia.
Sementara itu, Junas yang datang untuk memohon restu dan izin agar dapat menyelenggarakan kompetisi IBL 2022 di berbagai kota mengatakan bahwa dukungan Luhut makin menambah semangat untuk mempersiapkan liga musim depan.
“Dukungan Pak Luhut sebagai Ketua Koordinator PPKM Jawa Bali semakin menambah semangat dalam persiapan dan utamanya peningkatan standar protokol kesehatan Kompetisi IBL 2022," kata Junas seperti dimuat Antara.
Manajemen IBL sebelumnya telah menetapkan rencana penyelenggaraan kompetisi bola basket tertinggi di Tanah Air itu pada 11 Januari 2022.
IBL 2022 akan diikuti oleh 16 tim yang merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah kompetisi bola basket profesional Indonesia.
Keberadaan 16 tim peserta membuat musim reguler IBL 2022 akan diwarnai 176 pertandingan, meningkat dari 94 laga di musim sebelumnya.
Baca Juga: Ditahan Imbang Borneo FC Tanpa Gol, Pelatih Persib Keluhkan Penyelesaian Akhir
Seturut rencana terakhir IBL 2022 akan kembali menghadirkan pemain asing untuk masing-masing tim dengan jumlah yang belum ditentukan, setelah pada musim sebelumnya liga harus berjalan sepenuhnya bermaterikan pemain lokal imbas pandemi COVID-19.
Tim-tim peserta rencananya akan mengumumkan roster mereka pada 28 Desember mendatang sebelum musim reguler dibuka pada 11 Januari 2022.
Berita Terkait
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up