Suara.com - Pelatih tim bola basket 5x5 DKI Jakarta Tondi Raja Syailendra menyebut bahwa kemenangan telak skuadnya atas Kalimantan Selatan dengan skor 97-23, Rabu, menjadi langkah awal untuk menyapu bersih Pool A PON XX Papua dengan kemenangan.
"Target kami memang mau 'mengambil' semua pertandingan di grup," kata Tondi usai laga di Mimika Sport Complex, Mimika.
Oleh karena itu, dia meminta para pemainnya untuk tidak tenggelam dalam euforia karena masih ada tiga tim lain yang akan dihadapi di Pool A, di mana dua di antaranya dianggap memiliki kualitas bagus yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Tondi pun mengingatkan anak-anak asuhnya untuk selalu konsentrasi dan fokus bagaimanapun kondisi yang terjadi lapangan.
"Kami mesti konsisten. Misalnya, jangan sampai terjebak zona nyaman ketika sudah unggul jauh dari lawan. Ini seperti pertandingan Kepulauan Bangka Belitung melawan Sulawesi Utara sebelumnya. Sudah memimpin jauh, tapi bisa dipepet," kata Tondi.
Pernyataan Tondi merujuk pada laga Pool B Kepulauan Bangka Belitung versus Sulawesi Utara pada Rabu (29/9), yang berakhir dengan skor 92-91 untuk kemenangan Sulawesi Utara.
Skor tersebut bisa dikatakan sangat ketat lantaran Bangka Belitung sebenarnya tertinggal 24 poin sampai kuarter kedua. Laga itu sendiri tuntas setelah kedua tim melewati babak tambahan (overtime).
Sementara "power forward" DKI Jakarta Ali Bagir menganggap laga kontra Kalimantan Selatan memberikan pelajaran yang baik untuk menuntaskan pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Selain mempererat ikatan batin (chemistry) para pemain, pertandingan tersebut dinilai Ali sebagai latihan untuk melawan tim berat di Pool A yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Baca Juga: PON Papua: DKI Jakarta Kawinkan Emas Putra dan Putri Cabor Kriket
"Jadi kami banyak belajar dari gim ini," tutur pebola basket yang memperkuat tim nasional usia muda elite, Indonesia Patriots, di Liga Bola Basket Indonesia itu.
Berikutnya di Pool A, DKI Jakarta akan menghadapi Banten pada Jumat (1/10). Pada hari yang sama, Kalimantan Selatan bersua Jawa Tengah. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur DKI Tunggu Kepastian Pusat soal WFA ASN
-
Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Pemprov DKI Minta TNI dan PT Temasra Jaya Hentikan Pembongkaran Bangunan di Menteng
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3