Foto / News
Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:39 WIB
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Penjual merawat sapi kurban jenis sapi bali di penampungan hewan kurban yang ada belakang kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (22/5/2026).

Menjelang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan harga hewan kurban di wilayah Jakarta masih relatif stabil.

Ketersediaan hewan kurban seperti sapi dan kambing juga disebut dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena pasokan yang aman, bahkan mampu memenuhi permintaan dari luar daerah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama petugas kesehatan hewan juga meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban guna memastikan sapi dan kambing yang dijual bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK). [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More