Suara.com - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengaku sangat bersyukur karena bisa ikut menyumbang poin kemenangan sekaligus membawa Indonesia keluar sebagai juara Grup C Piala Sudirman pada laga penyisihan terakhir kontra Denmark pada Rabu (29/9/2021).
Dalam waktu 33 menit, pasangan peringkat keempat dunia itu menaklukkan duet Denmark Mathias Thyrri/Amalie Magelund dalam dua gim langsung dengan skor 21-8, 21-17.
“Kami bersyukur bisa jadi penentu kemenangan tim. Kami senang dan bangga bisa menyumbang angka kemenangan untuk Indonesia, bahkan menjadi juara grup,” kata Melati dalam keterangan resmi PBSI seperti dimuat Antara, Rabu.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jika bersama Praveen, mereka hanya fokus ke pertandingan dan tidak ingin memikirkan hal-hal yang lain selama berlangsungnya Piala Sudirman. Selain itu, mereka juga terus menjaga komunikasi, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Kami hanya fokus ke pertandingan, tidak mau mikir macam-macam. Yang penting kami harus tampil maksimal. Komunikasi dengan Ucok (sapaan akrab Praveen Jordan) juga dijaga terus, di dalam dan di luar lapangan,” terang Melati.
Sementara itu, menurut pelatih ganda campuran Nova Widianto, penampilan Praveen/Melati pada laga kontra Denmark itu memang sangat baik. Mereka juga dinilai mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.
“Saya lihat performa Praveen/Melati sejauh ini sudah sangat baik. Setelah kegagalan di Olimpiade lalu, mereka memiliki motivasi tinggi untuk selalu tampil terbaik untuk membayar kegagalannya di Tokyo lalu,” ujar Nova.
Ia juga mengatakan meski tampil di partai penentu, juara All England 2020 itu tetap bisa tampil lepas, seperti tanpa ada beban atau tekanan.
“Mereka bisa menikmati permainan, dan inilah nilai positif dari Praveen/Melati. Rasanya mereka bisa terus diandalkan. Sejauh ini, performa dan semangat mereka tinggi. Semoga sikap positif ini bisa terus dipertahankan di laga-laga selanjutnya," harap Nova.
Baca Juga: Kalah dari Antonsen, Anthony Ginting Akui Performa Lawan Jauh Lebih Baik
Berikut hasil pertandingan Indonesia vs Denmark (3-2).
Ganda Putra
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo vs Mads Pieler Kolding/Frederik Sogaard, 21-19, 21-15
Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani vs Mia Blichfeldt, 11-21, 21-16, 14-21
Tunggal Putra
Anthony Sinisuka Ginting vs Anders Antonsen, 9-21, 15-21
Ganda Putri
Greysia/Polii/Apriyani Rahayu vs Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, 21-17, 21-9
Ganda Campuran
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Mathias Thyrri/Amelie Magelund, 21-8, 21-17
Berita Terkait
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
PB Djarum Apresiasi Atlet Berprestasi, Salsabila Zahra Aulia Jadi Bintang Muda Terbaik
-
Status Unggulan Kedua, Bisakah Bobby/Melati Penuhi Ekspektasi di China Masters?
-
Debut Bobby/Melati di Turnamen BWF Papan Atas, Upaya Buktikan Konsistensi
-
Jafar/Felisha dan Bobby/Melati Ikuti Jejak Dejan/Fadia ke Perempat Final Taipei Open 2025
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang