Sport / Raket
Rabu, 08 April 2026 | 11:29 WIB
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (instagram.com/badminton.ina)
Baca 10 detik
  • Pasangan ganda campuran Indonesia, Bobby/Melati, tersingkir di babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 di China.
  • Mereka kalah dua gim langsung dari pasangan Thailand, Dechapol/Supissara, dengan skor akhir 9-21 dan 14-21 pada Selasa.
  • Bobby dan Melati menjadikan turnamen ini sebagai ajang pembelajaran untuk meningkatkan performa serta kekompakan di kompetisi tingkat internasional.

Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, menjadikan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau BAC 2026 sebagai ajang pembelajaran setelah langkah mereka terhenti di babak 32 besar di Ningbo Olympic Sports Center, China, Selasa.

Bobby/Melati harus mengakui keunggulan pasangan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, usai kalah dua gim langsung dengan skor 9-21, 14-21.

Bobby mengakui masih banyak aspek permainan yang perlu diperbaiki, terlebih ini menjadi pengalaman pertamanya tampil di level kompetisi yang lebih tinggi.

“Bersyukur untuk hari ini, tapi memang kurang puas dengan hasilnya karena masih banyak yang harus diperbaiki, terutama untuk saya sendiri. Main di level ini baru pertama kali, jadi harus banyak belajar lagi,” kata Bobby.

Sementara itu, Melati menyebut mereka sudah memahami kekuatan lawan yang merupakan bagian dari jajaran ganda campuran papan atas dunia. Namun, ia menilai masih banyak hal yang perlu ditingkatkan agar bisa bersaing lebih ketat.

“Lawan sendiri kami sudah tahu cara mainnya dan mereka juga pemain top. Kami mencoba melawan semaksimal mungkin, tapi seperti yang Bobby bilang, masih banyak kekurangan yang harus ditambah supaya minimal bisa bermain lebih ketat dulu,” ujar Melati.

Bagi Melati, tampil di BAC 2026 juga menjadi momen spesial karena ia kembali merasakan atmosfer turnamen besar dengan pasangan baru.

“Turun di BAC lagi dengan pasangan berbeda tentu saya bersyukur bisa main di sini. Waktu pertama datang rasanya sudah lama sekali tidak main di level seperti ini, jadi memang kangen juga,” katanya.

Meski hasil belum sesuai harapan, Bobby/Melati bertekad menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk meningkatkan performa di turnamen berikutnya, terutama dalam membangun kekompakan sebagai pasangan di sektor ganda campuran.

Baca Juga: BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR

(Antara)

Load More