- Pasangan ganda campuran Indonesia, Bobby/Melati, tersingkir di babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 di China.
- Mereka kalah dua gim langsung dari pasangan Thailand, Dechapol/Supissara, dengan skor akhir 9-21 dan 14-21 pada Selasa.
- Bobby dan Melati menjadikan turnamen ini sebagai ajang pembelajaran untuk meningkatkan performa serta kekompakan di kompetisi tingkat internasional.
Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, menjadikan Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau BAC 2026 sebagai ajang pembelajaran setelah langkah mereka terhenti di babak 32 besar di Ningbo Olympic Sports Center, China, Selasa.
Bobby/Melati harus mengakui keunggulan pasangan unggulan ketiga asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, usai kalah dua gim langsung dengan skor 9-21, 14-21.
Bobby mengakui masih banyak aspek permainan yang perlu diperbaiki, terlebih ini menjadi pengalaman pertamanya tampil di level kompetisi yang lebih tinggi.
“Bersyukur untuk hari ini, tapi memang kurang puas dengan hasilnya karena masih banyak yang harus diperbaiki, terutama untuk saya sendiri. Main di level ini baru pertama kali, jadi harus banyak belajar lagi,” kata Bobby.
Sementara itu, Melati menyebut mereka sudah memahami kekuatan lawan yang merupakan bagian dari jajaran ganda campuran papan atas dunia. Namun, ia menilai masih banyak hal yang perlu ditingkatkan agar bisa bersaing lebih ketat.
“Lawan sendiri kami sudah tahu cara mainnya dan mereka juga pemain top. Kami mencoba melawan semaksimal mungkin, tapi seperti yang Bobby bilang, masih banyak kekurangan yang harus ditambah supaya minimal bisa bermain lebih ketat dulu,” ujar Melati.
Bagi Melati, tampil di BAC 2026 juga menjadi momen spesial karena ia kembali merasakan atmosfer turnamen besar dengan pasangan baru.
“Turun di BAC lagi dengan pasangan berbeda tentu saya bersyukur bisa main di sini. Waktu pertama datang rasanya sudah lama sekali tidak main di level seperti ini, jadi memang kangen juga,” katanya.
Meski hasil belum sesuai harapan, Bobby/Melati bertekad menjadikan pengalaman tersebut sebagai modal untuk meningkatkan performa di turnamen berikutnya, terutama dalam membangun kekompakan sebagai pasangan di sektor ganda campuran.
Baca Juga: BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
(Antara)
Berita Terkait
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
PB Djarum Apresiasi Atlet Berprestasi, Salsabila Zahra Aulia Jadi Bintang Muda Terbaik
-
Indonesia International Challenge 2025: 5 Ganda Campuran Amankan Tempat di Perempat Final
-
Status Unggulan Kedua, Bisakah Bobby/Melati Penuhi Ekspektasi di China Masters?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
Terkini
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati
-
IBL All-Star 2026 Hadirkan Konsep Baru: Gabungkan Basket, Musik, dan Lifestyle
-
Bidik Sapu Bersih Podium, Seven Speed Motorsport Tancap Gas di Musim 2026