Suara.com - Pelatih tim bola basket 5x5 putri Jawa Barat Bayu Nugroho mengakui timnya kurang persiapan sehingga takluk 47-56 dari Bali dalam laga Pool X PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis (30/9/2021).
"Persiapan kami kurang karena ada faktor eksternal yang mengganggu. Kalaupun tadi kami sempat memimpin, itu karena kemampuan anak-anak saja," ujar Bayu usai pertandingan.
Meski demikian, Bayu masih yakin skuadnya dapat melaju jauh di PON XX Papua, setidak-tidaknya sampai empat besar.
Hal itu karena Jawa Barat sejatinya sudah tampil dengan sistem yang diinginkan.
"Sistem sudah berjalan. Untuk target, kami mau masuk minimal empat besar seperti PON sebelumnya. Saya yakin kami bisa. Laga melawan Bali adalah yang pertama untuk kami di PON, jadi mungkin masih ada faktor grogi, gugup juga," tutur Bayu.
Sementara itu, kapten tim Jawa Barat Husna Latifah mengakui ketika berhadapan dengan Bali, skuadnya memulai laga dengan terlalu lambat.
Itu yang membuat Jawa Barat kalah pada kuarter pertama dan kedua, tetapi kemudian mereka mampu membalikkan kedaan pada kuarter ketiga sebelum akhirnya kalah saat laga tuntas.
"Berikutnya, kami mesti saling mempererat kerja sama antarpemain," ungkap Husna.
Tim bola basket 5x5 putri Bali mengalahkan Jawa Barat dengan skor 56-47 dalam laga Pool X PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Mimika pada Kamis (30/9/2021).
Baca Juga: Kabar Baik dari PON XX Papua, Tim Panjat Tebing Jateng Raih Medali Perak
Dalam pertandingan itu, Jawa Barat hanya mampu unggul di satu kuarter, yaitu kuarter tiga, sementara Bali mendominasi kuarter sisanya.
Berikutnya di Pool X PON XX Papua, Jawa Barat akan melawan Jawa Timur pada Jumat (1/10/2021), sementara Bali berhadapan dengan Jawa Tengah pada Minggu (3/10/2021). [Antara]
Berita Terkait
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi
-
Sinergi Pemerintah dan BRI, 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif di Bali Dapatkan Akses KUR
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan