Suara.com - Tim atletik DKI Jakarta mengandalkan atlet muda pada gelaran PON XX Papua 2021 sekaligus sebagai upaya menjaga regenerasi. Demikian kata manajer tim atletik DKI Jakarta, Drs. Muriyanto, CHRMP kepada Antara, Jumat.
"Komposisinya 75 persen adalah atlet muda. Langkah ini dilakukan agar regenerasi atlet tetap terjaga," kata Muriyanto.
Meski menurunkan atlet muda, sambung Muryanto, mereka bisa bersaing dan optimistis dapat meraih hasil maksimal dalam pesta olahraga terbesar di Tanah Air tersebut.
"Mereka berhasil melewati kualifikasi sebelumnya. Otomatis mereka layak dan mampu bersaing dengan atlet senior lainnya di PON Papua nanti," ujar Muriyanto menambahkan.
Secara keseluruhan, skuad Ibu Kota berisikan 32 atlet yang akan turun di 25 dari 48 nomor yang dilombakan. Dari jumlah tersebut tujuh di antaranya merupakan atlet yang masuk dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Seperti Frederick Saputra dan Diva Renata yang akan turun di nomor lompat galah putra dan putri. Selain itu, ada Jeany Nuraini yang dijadwalkan turun di dua nomor yakni 100meter putri dan estafet 4x100meter putri bersama dengan Emilia Nova.
Pada nomor 100meter putra ada dua nama yakni Bayu Kertanegara dan Wahyu Setiawan. Lalu satu nama lainnya adalah Odekta Elvina Naibaho yang bakal turun di tiga nomor yakni, 5000meter, 10.000meter, dan maraton.
Dengan komposisi tersebut, Muriyanto mengatakan tim atletik DKI Jakarta mencanangkan target delapan medali emas. Mereka akan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada 3 Oktober 2021 dini hari WIB.
Adapun perlombaan untuk atletik akan bergulir di Mimika Sport Complex (MSC), Kabupaten Mimika pada 4-15 Oktober 2021. "Kontingen DKI memang melakukan pemberangkatan secara bertahap menyesuaikan jadwal pertandingan," ujar Muriyanto.
Dia pun mengapresiasi atlet DKI Jakarta yang telah berjuang sehingga untuk sementara memimpin klasemen sementara perolehan medali. Hingga berita ini diturunkan, skuad Ibu Kota telah mengoleksi 21 emas, 12 perak, dan 13 perunggu.
"Atlet yang terlah berjuang dan meraih medali menginspirasi kami untuk bisa meraih hasil terbaik. Mohon dan dukungannya sehingga kami bisa memberikan hasil maksimal pada PON Papua ini," pungkas Muriyanto.
[Antara]
Berita Terkait
-
KONI Isyaratkan PON 2028 Prioritaskan Cabor Olimpiade
-
Kalender Jawa Weton 2 November 2025: Watak Minggu Pon, Rezeki, dan Jodoh Menurut Primbon
-
Kalender Jawa 28 Oktober 2025 Selasa Pon: Mengungkap Sifat dan Peruntungan Weton Lainnya
-
PON Bela Diri Kudus 2025 Rampung, DKI Jakarta Kunci Juara Umum
-
PON Bela Diri 2025 Panen Pujian, Atlet Jateng dan Papua Barat Bersinar
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Satria Muda Menang Besar di Bandung Arena, Djordje Jovicic Soroti Kunci Kemenangan
-
Lolos 16 Besar All England 2026, Rian Ardianto Kasih Petuah ke Rahmat Hidayat
-
Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz
-
Daftar Atlet Pelatnas Panjat Tebing 2026, Ada Veddriq Leonardo hingga Rajiah Salsabillah
-
Daftar Lengkap Tim Pelatnas Panjat Tebing Indonesia 2026, Persiapan Menuju Asian Games 2026
-
All England 2026: Tanpa Beban, Tiwi/Fadia Tembus Babak Kedua
-
All England 2026: Jonatan Christie Soroti Shuttlecock yang Lumayan Berat
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga