Sport / balap
Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Pembalap Suzuki, Joan Mir (Instagram)

Suara.com - Sirkuit Mandalika Indonesia bakal menjadi salah satu tuan rumah di MotoGP 2022 mendatang. Hal ini pun membuat beberapa pembalap MotoGP turut mengomentari, salah satunya Joan Mir.

Pembalap Suzuki ini memberikan komentar terkait Sirkuit Mandalika yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Ia mengatakan kalau lintasan terbuka kemungkinan bisa membahayakan pembalap.

Meski demikian, bukan berarti balapan di lintasan berbahaya tak menyenangkan. Bahkan, menurutnya, bisa jadi lebih menyenangkan lantaran memacu adrenalin pembalap.

Baca Juga: Best 5 Oto: GMC Hummer EV dan Ford F-150 EV di Pasar Amerika, Maling Lebih Pilih Skutik

Sirkuit Mandalika pun mengingatkan dengan Sirkuit Sachsenring lawas yang berada di Jerman.

Proyek sirkuit Mandalika (Antara)

"Saya belum pernah melihat balapan di sirkuit jalan umum, tetapi saya telah melihat foto dan beberapa video. Sangat mengesankan melihat kondisi balapan bertahun-tahun lalu di Sachsenring lama," ujar Joan Mir dikutip dari Motosan.es.

Sirkuit Sachsenring, Jerman, pernah menggelar balapan grand prix dengan konsep lintasan di jalanan umum pada 1961 hingga 1972.

Setelah vakum, Sachsenring kembali menggelar balapan kejuaraan dunia pada 1998, namun dengan konsep lintasan yang sudah tertutup.

Mengingat konsepnya yang terbuka, dia meminta pengelola lintasan bisa meningkatkan keamanan di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer tersebut.

Baca Juga: Juara MotoGP 1990-an Mick Doohan Sebut Sirkuit Mandalika Lokasi Wisata Balapan

"Saya tidak berpikir Anda bisa mendapatkan tingkat keselamatan tinggi yang sama di jalan umum seperti yang dilakukan di sirkuit tertutup. Ada banyak rintangan dan saya menganggapnya berbahaya, terutama mengingat kekuatan motor yang digunakan di MotoGP," pungkasnya.

Komentar