Suara.com - Tim putri Bali berhasil merebut medali emas cabang olahraga kriket nomor twenty-twenty PON XX Papua setelah mengalahkan Kaltim dengan skor 97-96 pada laga final yang di lapangan kriket Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin.
Bali yang diunggulkan pada laga final nomor T20 tersebut, mendapatkan perlawanan sengit dari Kaltim yang termotivasi besar untuk menyelamatkan target medali emas PON, setelah di beberapa nomor sebelumnya gagal dan hanya meraih perunggu di nomor eight putri.
"Para pemain sudah berusaha maksimal, namun sayangnya tim Bali lebih unggul," kata pelatih kriket Kaltim Bernard Elly usai pertandingan.
Ia mengakui fisik para pemainnya sedikit menurun, karena hanya berselang satu hari melakoni laga semifinal menghadapi Banten pada Minggu (3/10), langsung menjalani laga final menghadapi Bali.
"Tim Bali punya waktu yang lebih banyak untuk recovery pemain, karena mereka sudah memastikan tiket final duluan, yakni sehari sebelum tim Kaltim mengalahkan Banten dengan skor 72-71 di laga semifinal," kata Bena, sapaan akrabnya.
Bena tetap mensyukuri hasil yang diraih anak asuhnya, meskipun gagal memenuhi target medali emas yang dibebankan KONI Kaltim.
"Para pemain sudah menjalankan taktik dan strategi dengan baik, mereka sudah bekerja keras dan patut mendapatkan apresiasi," jelas Bena.
Sekretaris Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim Budi Irawan mengakui bahwa tim Bali menjadi unggulan pada nomor T20 itu.
"Kami sudah berusaha maksimal di pertandingan PON Papua ini dengan raihan satu perak dan satu perunggu," ujar Budi.
Baca Juga: Dua Pebiliar Sumbar Gagal ke Babak 16 Besar di PON Papua
Berita Terkait
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus
-
Melihat Destinasi Wisata Konservasi Pesut Mahakam di Kaltim
-
Bali Dituding Sepi, Begini Data Pelancong Asing di RI
-
Marcos Santos Andalkan Eks Striker Shin Tae-yong untuk Hadapi Bali United
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit
-
Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
-
Debut di Malaysia Open 2026, Faza/Aisyah Bertekad Tampil Lepas