Suara.com - Tim panahan Jawa Barat dan Riau berbagi emas pada perlombaan panahan nomor compound tunggal putra/putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Senin (4/10/2021).
Tim panahan Jabar lewat Ratih Zil'izati Fadly sukses mengamankan emas compound tunggal putri setelah di final bermain ketat melawan Syahara Khoerunisa asal Banten.
Ratih menang tipis dengan skor akhir 135-134. Sementara medali perunggu diamankan Kayla Adinda asal Kalimantan Timur usai mengalahkan Sri Ranti asal Jabar dengan kedudukan akhir 134-133.
Sementara Riau berhasil membawa pulang emas lewat Yogi Pratama di nomor compound tunggal putra. Yogi sukses menaklukkan atlet Jabar Deki Andika Hastian lewat pertarungan sengit 146-144.
Medali perunggu diperoleh I Komang Gde Krishnanda asal Bali usai mengalahkan Fitriansyah asal Kalimantan Tengah dengan skor akhir 141-137.
Pelatih tim panahan Jabar Rahmat Suparjo bersyukur atas raihan medali satu emas dan satu perak yang diamankan anak-anak asuhnya. Padahal, kata dia, persiapan sebelum berangkat ke PON sangat minim imbas pandemi COVID-19.
"Alhamdulillah hari ini sebenarnya ada tiga finalis, yang dua finalis emas, yang satu finalis perunggu. Finalis emas Alhamdulillah satu kita ambil, satunya di perak, sementara yang perunggu belum rizkinya," ujar Rahmat saat ditemui sesuai perlombaan.
Menurutnya, Jabar menargetkan dapat membawa pulang empat medali emas pada cabang panahan. Untuk mengejar target tersebut kesabaran atlet akan menjadi evaluasi jajaran pelatih untuk perlombaan berikutnya, utamanya saat cuaca panas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
"Tinggal kesabaran atlet aja, kita redam kondisi biar lebih tenang, lebih sabar, dan angin harus bukan jadi hambatan tapi harus jadi teman," katanya seperti dimuat Antara.
Baca Juga: PON Papua: Adam Yazid Ferdyansyah Sumbang Emas Taekwondo untuk Jabar
Berita Terkait
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dari Komunitas Jadi Organisasi, PABKI Bawa Olahraga Akurasi Bilah dan Kapak ke Arena Nasional
-
Brigjen Victor Alexander Lateka Jabat Ketum PABKI, Siap Bawa Transformasi Besar
-
Ternyata Lapangan Padel Terbaik Indonesia Ada di Alam Sutera, Pencinta Padel Wajib Coba!
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Padel for Hope Ubah Keringat Atlet Jadi Senyum Pasien Anak
-
Bikin Ketagihan! The Padel Studio Gabungkan Olahraga, Komunitas, dan Lifestyle
-
Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan
-
Tumbang dari Jeon Hyeok Jin, Ubed Akui Sulit Keluar dari Tekanan
-
Thalita Petik Pelajaran Berharga Usai Dipaksa Menyerah oleh Ratchanok di Thailand Open 2026