Suara.com - Di balik kemenangan gemilang dari Marc Marquez di COTA, sang rekan setim, Pol Espargaro justru mengalami nasib jauh berbeda.
Alih-alih mampu berjibaku dengan barisan depan, eks pembalap KTM ini cuma berhasil finis di urutan 10.
Dilansir dari Crash, Pol mengatakan bahwa motornya mengalami kendala teknis di sektor depan, membuatnya kesulitan untuk berbelok.
"Kami memulai akhir pekan dengan sangat baik. Pada Jumat sore, kecepatannya bagus. Tapi kemudian kami mulai merasakan masalah dengan bagian depan," jelasnya.
“Setelah kecelakaan itu saya kehilangan kepercayaan diri dan motor kami, motor saya, mendorong cukup banyak ke ban depan, lebih dari yang seharusnya selama balapan," lanjutnya.
"Saya seperti 'terpaku' bagian depan di lap pertama, dan setelah 6-7 lap saya mulai merasakan ban di depan dan tidak bisa benar-benar berbelok secepat yang saya inginkan. Saya mulai banyak berjuang, dan kemudian saya hanya 'berlayar'" terangnya lagi,
Ia mengatakan bahwa kendala ini membuatnya untuk cuma bisa berjuang untuk bertahan di barisan tengah.
“Sepuluh lap sampai akhir, saya tidak bisa nge-push bagian depan dan saya tidak berbelok dan saya hanya bisa mengerem terlambat dan hanya itu. Saya tidak punya banyak senjata untuk bertarung, dan itu adalah balapan bencana," kata saudara dari Aleix Espargaro tersbeut.
Sejauh ini, Pol Espargaro cuma bisa mengklaim tempat terbaik kelima selama debutnya musim Repsol Honda.
Baca Juga: Usai MotoGP Amerika 2021, Alex Rins Curhat tentang Motor Suzuki
Espargaro akan kembali ke Eropa untuk tiga putaran terakhir, dengan hanya berada di urutan ke-15 dalam klasemen kejuaraan dunia, diapit oleh pembalap LCR Honda Takaaki Nakagami dan Alex Marquez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati