Suara.com - Atlet angkat besi asal Jambi, M Ripqi Ramadhan berhasil meraih medali emas perlombaan angkat besi kelas +109 kilogram di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Sabtu (9/10/2021). Ia pun menceritakan perjuangannya yang tidak mudah hingga berhasil meraih peringkat pertama.
Ripqi mengaku harus mengorbankan banyak hal agar bisa menjadi atlet terbaik di kelasnya saat itu. Salah satunya adalah skripsi yang seharusnya sudah ia selesaikan.
"Latihan saya banyak mengorbankan sesuatu lah, seperti skripsi saya dikorbankan untuk latihan," ujar Ripqi di lokasi.
Ripqi merupakan mahasiswa semester sembilan Universitas Dinamika Bangsa (UNAMA), Jambi. Ia awalnya sempat dihadapkan pada dua pilihan, korbankan skripsi dan ikut PON atau sebaliknya, fokus pada skripsi dan lupakan jawara nasional.
Akhirnya ia memilih untuk melanjutkan skripsinya di semester 10. Waktu yang ia korbankan dipakai untuk fokus latihan demi bisa menjadi jawara PON.
Alhasil, usaha dan pengorbanan Ripqi terbayarkan tuntas. Ia mengaku puas dengan raihannya ini.
"Skripsi ditunda, sudah semester sembilan malah. Emang fokus target di PON ini. Alhamdulillah dengan hasil snagat memuaskan," katanya sambil tertawa.
Saat perlombaan di Auditorium Universitas Cendrawasih Jayapura, Ripqi memulai angkatan di babak snatch sebesar 138kg, 142kg dan 145kg. Bahkan angkatan terbaiknya memecahkan rekor baru PON milik Bayu Saputra yang pada kesempatan sebelumnya mengangkat barbel seberat 151kg.
Pada angkatan clean and jerk, Ripqi juga mengangkat barbel seberat 183 kg dan 187 kg. Namun saat mencoba memecahkan rekor, dia gagal di angkatan terakhir 190 kg. Total angkatannya menjadi 332 kg.
Baca Juga: Iwan Hendrawan Mundur dari Ketum PODSI, Ini Alasannya
Ia sendiri mengaku tidak menyangka dengan raihannya saat itu. Apalagi Riqpi bukan salah satu unggulan pada partai ini.
"Sebenarnya ini di luar ekspektasi saya bisa juara 1. Angkatan saya memng dari awal sampai akhir itu Alhamdulillah mulus. Saya yakin emang saya bisa," jelasnya.
Pelatih Ripqi, Timbul Sugeng Priyatno mengakui memang tak menargetkan Ripqi bisa meraih emas di ajang kali ini. Ia hanya memintanya agar tampil maksimal.
"Angkatannya lebih baik dari pada latihan. Sangat memuaskan. Kita perorangan hanya target lebih baik dari latihan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Iwan Hendrawan Mundur dari Ketum PODSI, Ini Alasannya
-
Mengenal Sosok Carel Julius, Lifter Jabar Peraih Emas PON XX yang Jadi Idola Mama Papua
-
Semua Pihak Terlibat PON XX Papua 2021 Wajib Karantina, Ini Kata Satgas Covid-19
-
Klasemen Perolehan Medali PON Papua 9 Oktober: Jawa Barat Teratas, DKI Turun Peringkat
-
Satgas Covid-19 Keluarkan SE: Seluruh Pihak Terlibat PON XX Papua Wajib Karantina
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final