Suara.com - Kontingen DKI Jakarta masih berusaha untuk bisa menjadi juara umum perolehan medali di Pekan Olahraga Nasional alias PON XX Papua 2021.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta Djamhuron P. Wibowo berharap kontingen DKI bisa menambah banyak medali emas lewat cabang olahraga (cabor) renang.
"Kalau perlu medali emas semuanya bisa direbut oleh atlet-atlet DKI," ujar Djamhuron di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura dikutip dari Antara, Selasa (12/10/2021).
Harapan DKI Jakarta untuk mendulang medali dalam perlombaan renang memang besar karena secara keseluruhan ada 38 medali emas diperebutkan.
Hingga hari keempat, Senin (12/10/2021), skuad Ibu Kota telah mengoleksi enam emas, tiga perak dan tiga perunggu.
Jumlah tersebut menempatkan DKI Jakarta di urutan kedua dalam daftar perolehan medali renang. Posisi pertama Jawa Timur dengan sembilan emas, enam perak, dan dua perunggu.
Perlombaan renang pun masih menyisakan 18 medali emas hingga hari terakhir, Kamis (14/10).
Selain renang, di Arena Akuatik Kampung Harapan juga masih bergulir perlombaan loncat indah.
DKI Jakarta memimpin perolehan medali dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Baca Juga: Panwasrah Harapkan PON Papua Berakhir Lancar
Loncat indah masih menyisakan empat medali emas hingga Kamis (14/10). Djamhuron berharap atlet DKI dapat memaksimalkan peluang yang ada.
"Untuk PON-PON yang lalu, kita mendapat medali emas. Ini juga mendapatkan medali emas. Ini juga karena pembinaan yang bagus. jadi bisa kontinu," katanya.
"Tenangkan pikiran, fokus pada pertandingan dan harus berbuat yang luar biasa untuk memperoleh hasil yang luar biasa juga," pesan Djamhuron kepada atlet yang akan bersaing.
Harapan serupa juga disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir langsung mendukung kontingen Ibu Kota, kemarin.
"Dalam beberapa hari ke depan, semoga akan lebih banyak lagi medali untuk DKI Jakarta," kata Anies.
"Namun pelajaran penting dari ajang olahraga ini bukan sekadar jumlah emasnya, tetapi kerja keras untuk mendapatkan prestasi tersebut," kata Anies menambahkan.
Berita Terkait
-
PON Papua: 81 Medali Emas Diperebutkan Hari ini
-
PON XX Papua 2021: 29 Cabang Olahraga Telah Rampung Diselenggarakan
-
Klasemen Perolehan Medali PON Papua 11 Oktober: Jawa Barat Masih Teratas
-
Dua Mahasiswa Unilak Jadi Atlet PON Papua, Ikut Sumbang Medali untuk Riau
-
Menpora Optimistis PON XX Lahirkan Atlet untuk Persiapan Olimpiade 2024
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta