Suara.com - Indonesia tengah tersandung masalah dengan Badan Anti-Doping Dunia. Organisasi dengan singkatan WADA itu menjatuhi sanksi karena tak patuh dalam program uji doping.
Bicara doping, tak hanya Indonesia yang pernah mendapatkan sanksi. Sejumlah negara di belahan dunia juga pernah mendapatkannya.
World Atlas melaporkan kasus doping ini pernah terungkap di event sekelas Olimpiade. Alhasil, negara dari atlet yang berpartisipasi ikut menanggung akibatnya.
Salah satunya, tentu saja, penarikan medali. Itu adalah risiko yang harus diterima karena melanggar sportivitas. Berikut rangkuman singkatnya:
Rusia menempati posisi teratas daftar pengembalian medali Olimpade terbanyak. Masih merujuk laporan World Atlas, Negeri Beruang Merah mengembalikan 51 medali yang sudah didapatkan.
Adapun, penarikan medali biasanya dijumpai pada skandal doping. Atlet menggunakan obat peningkat performa, seperti steroid, yang dilarang dalam kompetisi. Dengan mengonsumsi obat tersebut, maka atlet lainnya akan merasa dirugikan.
Ukraina
Ukraina menjadi negara kedua yang ditarik medalinya karena doping. Antara lain, atlet atletik dari negara ini masing-masing kehilangan tiga medali dari Olimpiade musim panas 2008 dan 2012.
Baca Juga: KOI Siap Turun Tangan Bantu LADI Terbebas dari Sanksi WADA
Atlet angkat besi Ukraina, Oleksiy Torokhtiy termasuk atlet yang medali emasnya ditarik pada tahun 2012. Akibat penggunaan steroid terlarang, Turinabol. Total ada 11 medali yang dikembalikan
Selain 2 negara yang disebutkan di atas, berikut daftar negara-negara yang mengembalikan medali Olimpiade karena kasus doping:
Belarusia 11 medali
Kazakhstan 9 medali
Amerika Serikat 8 medali
Bulgaria 7 medali
Turki 5 medali
China 4 medali
Spanyol 4 medali
Hungaria 4 medali
Uzbekistan 4 medali
Swedia 3 medali
Armenia 3 medali
Moldova 3 medali
Jerman 2 medali
Rumania 2 medali
Azerbaijan 2 medali
Korea Utara 2 medali
Yunani 2 medali
Bahrain1 medali
Kanada 1 medali
Irelandia 1 medali
Jamaika 1 medali
Polandia 1 medali
Kuba 1 medali
Finlandia 1 medali
Georgia 1 medali
Italia 1 medali
Lithuania 1 medali
Mongolia1 medali
Britania Raya 1 medali
Kyrgyzstan 1 medali
Belanda 1 medali
Norwegia 1 medali
Olympic Athletes from Russia 1 medali
Uni Soviet 1 medali
Unified Team 1 medali
[Penulis: Alan Kusuma]
Berita Terkait
-
AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat
-
Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS
-
Siap Perang Terbuka! Iran Akhirnya Akui China dan Rusia Bantu Lawan AS-Israel
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games